Beredar Kabar, Penyidik Polri Sita 1 Miliar Ringgit Malaysia dari Kapal Yacht Equanimity, Begini Bantahan Bareskrim

Beredar Kabar, Penyidik Polri Sita 1 Miliar Ringgit Malaysia dari Kapal Yacht Equanimity, Begini Bantahan Bareskrim
(republika.co.id)
Rabu, 07 Maret 2018 14:38 WIB
JAKARTA - Beredar kabar di Malaysia bahwa penyidik Polri menyita uang sebesar 1 miliar ringgit Malaysia dari dalam Kapal Yacht Equanimity yang diamankan karena dugaan hasil pencucian uang.

Dikutip dari republika.co.id, Badan Reserse Kriminal Polri membantah kabar tersebut. Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Daniel Tahi Monang Silitonga yang memimpin operasi itu sendiri menyebut pemberitaan di Malaysia sebagai hoaks.

''Ada hoaks yang beredar di Malaysia. Disebut ada temuan uang ringgit 1 miliar. Saya tegaskan saya yang memimpin penugasan penangkapan kapal tidak menemukan uang,'' ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/3).

Penyidik, kata dia, hanya mengamankan pembukuan-pembukuan kapal dan daftar kru tanpa adanya uang yang ditemukan.

Saat dilakukan penggeledahan itu, menurut Daniel juga disaksikan oleh kapten kapal Equanimity.

''Bisa saja, saat searching itu disaksikan semua, tidak ada sendirian, semua di-cover, ada pihak lain yang menyaksikan, polisi perairan. Hoaks ini (temuan 1 miliar ringgit) berkembang,'' ujar dia.

Kapal Equanimity ini ditemukan karena adanya kerja sama dengan FBI. FBI menengarai kapal ini adalah hasil pencucian uang.

Ketika berada di Indonesia, FBI pun meminta bantuan Bareskrim Polri untuk melakukan penyitaan tersebut.

''Fokus kita begini, pemenuhan janji terhadap Amerika. Peradilan Amerika yang kita akan penuhi janji itu, kita juga akan sesegera mungkin menyerahkan kapal,'' ujar dia.

Equanimity ditemukan di Benoa, Bali yang diduga hasil pencucian uang asal Amerika Serikat.

Gelar perkara pun akan dilakukan untuk menetapkan siapa tersangka dalam temuan kapal itu.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww