Dikubur karena Dianggap Meninggal, Wanita Brasil Berjuang Keluar Makam, Begini Kondisinya Saat Peti Mati Dibuka

Dikubur karena Dianggap Meninggal, Wanita Brasil Berjuang Keluar Makam, Begini Kondisinya Saat Peti Mati Dibuka
Foto Almeida (kiri) dan makamnya (kanan). tribunnews.com)
Senin, 19 Februari 2018 09:12 WIB
RIO DE JANEIRO - Almeida dos Santos, seorang wanita berusia 37 tahun di Brazil, dikuburkan keluarganya pada 29 Januari lalu, setelah dinyatakan dokter meninggal sehari sebelumnya.

Namun setelah dikubur, sejumlah warga sering mendengar suara berteriak dan memukul-mukul dari dalam kuburnya. Warga menduga Almeida lagi berjuang keluar dari kuburnya.

Mengetahui hal itu, pada hari kesebelas setelah dikubur, keluarganya memutuskan membongkar makam dan membuka peti mati Almeida. Sayangnya, pembongkaran itu terlambat dilakukan, Almeida benar-benar meninggal.

Dari kondisi peti matinya, tampaknya dia memang berusaha keras agar bisa keluar dari kuburnya. Sebuah video tersebar, menunjukkan kerumunan orang berusaha membuka peti mati yang berat di pemakaman Santara Senhora di Riachao das Neves, timur laut Brazil.

Almeida dinyatakan meninggal karena sakit oleh rumah sakit pada 28 Januari lalu. Sehari setelahnya, dia dimakamkan oleh keluarga dan tetangganya.

Saat peti matinya dibuka, terlihat dia mengalami banyak luka di tangan dan dahi, diduga karena berusaha keras keluar dari makam.

Pengunci peti mati itu juga terlihat rusak. Tampaknya karena adanya dorongan dari dalam peti.

Almeida yang sudah menikah tapi tak memiliki anak ini awalnya dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan selama sepekan. Dia meninggal akibat serangan jantung, berdasarkan catatan kematiannya.

Keluarganya memakamkan Almeida dalam kuburan beton di kota asalnya. Setelah pemakaman usai, warga sekitar sering mendengar teriakan dari dalam kubur.

''Ketika saya sampai di depan makam, saya mendengar adanya benturan dari dalam,'' ujar salah satu warga setempat.

Ibu Almeida, Germana de Almedia, 66 tahun, mengaku berusaha membongkar makam anaknya begitu mendapat kabar terkait teriakan tersebut. ''Dia telah berusaha membuka peti mati, bahkan paku pengunci telah dirusak,'' ucap dia.

Meski begitu, Germana mengaku merelakan kematian putrinya. Dia pun mengatakan tidak mungkin seseorang bisa selamat berada dalam kuburan selama 11 hari.

''Tidak ada ceritanya seseorang yang sudah dimakamkan 11 hari masih tetap hidup,'' tutur dia.***

loading...
Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww