TKW Asal Jabar Lolos dari Hukuman Mati di Arab Saudi

TKW Asal Jabar Lolos dari Hukuman Mati di Arab Saudi
Ilustrasi. (dream)
Kamis, 15 Februari 2018 23:20 WIB
RIYADH - Tenaga kerja wanita (TKW) asal Cirebon, Jawa Barat, Masamah, lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, setelah ayah dari anak yang dibunuhnya memaafka dan membebaskannya dari diyat atau uang darah.

Dikutip dari dream, Masamah sebelumnya dipenjara karena kasus pembunuhan anak. 

Konsulat Jenderal Republik Indonesia untuk Arab Saudi di Jeddah, Mohammad Hery Saripudin, mengatakan, kasus yang menjerat Masamah terjadi pada 2 Desember 2009. Pada 2014, Masamah sudah divonis penjara selama 5 tahun.

Tetapi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak puas dan mengajukan banding. Hery mengatakan, pada 2017 pengadilan tingkat banding menjatuhkan vonis mati kepada Masamah.

''Namun di tengah-tengah persidangan, ayah dari korban memberikan maaf dengan tidak menuntut uang diyat,'' kata Hery kepada Anadolu Agency di Jakarta, Kamis 15 Februari 2018.

Setelah putusan itu, Masamah divonis penjara selama 2,5 tahun. Vonis ini harus dijalani Masamah lantaran sudah tidak bisa lagi bebas dengan jaminan.

''Prosesnya lama karena bagi warga negara asing untuk bisa keluar dari penjara, tidak bisa lagi menggunakan jaminan orang asing, sekalipun itu Konjen,'' jelas Hery.

Pihak KJRI, kata dia, berupaya membujuk majikan Masamah agar berkenan memberikan jaminan. Selain itu, KJRI juga menggunakan putusan Wakil Gubernur Jeddah yang diterbitkan pada 28 Januari 2018 berisi permintaan agar kepala penjara membebaskan Masamah.

''Tanpa menunggu waktu lama kami langsung membawanya ke tempat penampungan di KJRI keesokan harinya,'' ucap dia.

Masamah saat ini masih berada di penampungan KJRI Jeddah. Dia menunggu proses kepulangannya ke Indonesia. ''Satu bulan ke depan semoga sudah bisa dipulangkan,'' imbuh Hery. ***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww