Ibu dan 2 Putrinya Dibunuh di Tangerang, Pelakunya Diduga . . . .

Ibu dan 2 Putrinya Dibunuh di Tangerang, Pelakunya Diduga . . . .
Ilustrasi. (lp6c)
Selasa, 13 Februari 2018 13:54 WIB
JAKARTA - Seorang ibu dan dua putrinya menjadi korban pembunuhan di rumahnya di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05 RW 12, Periuk, Kota Tangerang, Banten, Senin (12/2). Polisi menduga pelaku pembunuhan adalah suami korban.

''Iya (suaminya pelaku pembunuhan),'' tutur Kasubag Humas Polres Tangerang Kota Kompol Manurung saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Cekcok internal keluarga itu disebut menjadi pemicu atas kejadian trahis tersebut. ''Masalah keluarga,'' ujar Manurung.

Sebanyak tujuh saksi dimintai keterangan atas kasus dugaan pembunuhan itu.

''Saksi yang sedang kami periksa ini ada sekitar tujuh orang. Iya warga sekitar,'' tutur Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan saat dikonfirmasi, Senin 12 Februari 2018.

Olah TKP juga baru selesai dilakukan sekitar waktu Magrib kemarin. Keterangan lain seperti rekaman CCTV juga diperiksa untuk mengungkap kasus tersebut.

''Saya dapat laporannya jam 15.00 WIB sore,'' jelas dia.

Suami Korban Minta Maaf

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan sudah menjenguk Muktar Efendi (55) alias Pandi selaku kepala keluarga dari korban pembunuhan di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6 RT 05 RW 12, Periuk, Kota Tangerang.

Kata Kapolres, saat ditemui di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, terucap kata maaf dari mulutnya.

''Saya tadi ajak komunikasi. Yang terucap hanya merasa lemas, minta maaf, dan istigfar,'' tutur Harry di lokasi, Selasa (13/2/2018).

Menurut Harry, saat peristiwa pembunuhan terjadi, Pandi mengalami luka parah di bagian perut dan leher. Sementara istri dan kedua anak perempuannya tewas dibekap sekaligus mengalami pendarahan akibat luka tusuk.

''Kalau warga sudah kita mintai keterangan, saksinya. Karena saksinya tidak hanya yang mendengarkan ribut, ada juga yang masuk bersama-sama, ada juga yang di sebelahnya tidak masuk tapi mendengar di dalam ada keributan. Banyak saksi,'' jelas dia

Kini penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dari berbagai sumber. Termasuk hasil olah TKP dan barang bukti yang diamankan untuk segera mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga tersebut.

''Kita temukan baju, sajam yang diduga, masih diduga, karena kondisinya sudah disimpan dalam keadaan rapi. Ini akan kita kirimkan termasuk ceceran darah, bercak-bercak darah yang ada di TKP. Beberapa sampel juga sudah kita kirim ke Puslabfor,'' Harry menandaskan.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan.6.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww