Diduga Lakukan KDRT, Wali Kota Dilaporkan Istri Cantiknya ke Polisi

Diduga Lakukan KDRT, Wali Kota Dilaporkan Istri Cantiknya ke Polisi
Samanhudi Anwar bersama istri barunya, Echa Paramita. (surabayapagi.com)
Rabu, 07 Februari 2018 14:28 WIB
SURABAYA - Echa Paramita (E) melaporkan suaminya, M Samanhudi Anwar (S), ke Polda Jawa Timur, dengan tuduhan telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Samanhudi Anwar merupakan Wali Kota Blitar, Jawa Timur.

Dikutip dari surabayapagi, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan laporan terhadap Wali Kota Blitar tersebut. ''Wali kota itu inisialnya S dan pelapornya berinisial E,'' terang Barung dikonfirmasi di Mapolda Jatim, Selasa (6/2/2018).

Kabar yang berkembang, penganiayaan itu berlangsung 25 Januari  2018, tengah malam. Informasi yang beredar, pertengkaran S dengan E berlangsung di sebuah lapangan futsal di Jalan Ciliwung, Blitar. Korban E kabarnya dipukul di bagian wajah. Setelah dipukul, S masuk mobil dan korban berusaha memegang mobil hingga tubuhnya terseret. Pascakejadian itu, korban melapor ke Polresta Blitar.

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel itu menegaskan, dalam penanganan perkara ini, penyidik tidak membedakan pejabat atau orang umum. Karena, siapapun yang terlibat dengan masalah hukum perlakuannya sama. ''Dalam penanganan perkara ini, penyidik harus profesional. Tapi penyidik lebih mengedepankan asas praduga tak bersalah,'' tandas Barung.

Ditanya kapan S akan diperiksa Subdit PPA Ditreskrimum Polda Jatim, Barung menyatakan, pihaknya akan meminta izin pemeriksaan terlebih dulu ke Gubernur Jatim. ''Penyidik akan mengirim surat pada gubernur untuk  minta izin pemeriksaan terhadap Wali Kota S. Tapi penyidik sudah memeriksa E saat lapor di Polresta Blitar,'' terang Barung.

Korban yang kabarnya pernah menjadi sinden di sebuah program ternama di TV swasta itu, sudah divisum di RS Bhayangkara Blitar. ''Sebagai pembanding, penyidik juga memvisum di RSU Blitar,'' tandasnya.

Meski sudah terhitung 2 pekan, Polresta Blitar belum memeriksa S sebagai terlapor. Kabarnya dari pihak istrinya komplain hingga terdengar sampai Polda Jatim. Setelah dikoordinasikan, akhirnya perkara itu dilimpahkan ke Polda Jatim dengan dalih perkara yang ditangani menyangkut pejabat.

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, membenarkan ada laporan kasus KDRT yang dilakukan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar, terhadap istrinya, Echa Paramita, di Polres Blitar Kota. Tetapi, kasus KDRT yang dilakukan kepala daerah itu sudah dilimpahkan ke Polda Jatim.

''Iya, kasusnya kami limpahkan ke Polda Jatim. Karena melibatkan kepala daerah yang wewenang menangani Polda Jatim,'' kata Adewira saat dikonfirmasi melalui ponsel, Selasa (6/2).

Samanhudi Bantah

Sementara ketika dikonfirmasi Koran Sindo melalui nomor whatsappnya (WA), Samanhudi Anwar menegaskan semua itu tidak benar. KDRT yang dituduhkan tidak pernah terjadi.

''Gak benar (KDRT), lihat saja nanti,'' jawab Samanhudi via WA kepada Koran Sindo Rabu (7/2).

Kepala daerah dua periode yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar itu menegaskan dirinya tidak melakukan KDRT seperti yang dituduhkan.

Terkait visum dua rumah sakit Blitar yang diajukan istrinya sebagai alat bukti kekerasan, dia justru mempertanyakan balik. ''Visumnya di bagian mana. Kalau di tangan itu kan dibuat sendiri bisa,'' tulis Samanhudi melalui pesan WA.

Seperti diketahui, wanita cantik itu baru sekitar setahun dinikahi Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar. Dari pernikahan itu pasutri ini telah memiliki seorang buah hati. Echa yang berasal dari Semarang Jawa Tengah berlatar belakang sebagai entertainment. Sebelum dinikahi Wali Kota Samanhudi dia berprofesi sinden (penyanyi) tetap di acara talk show komedi situasi salah satu televisi nasional.***

Editor:hasan b
Sumber:surabayapagi dan sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww