Setelah 6 Tahun, Akhirnya Xiaomi Salip Samsung Sebagai Smartphone Terlaris di India

Setelah 6 Tahun, Akhirnya Xiaomi Salip Samsung Sebagai Smartphone Terlaris di India
Jum'at, 26 Januari 2018 08:37 WIB
JAKARTA - Ekspansi Xiaomi di industri smartphone global semakin menunjukkan hasil positif. Untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, Samsung harus merelakan gelar smartphone terlaris di India direbut oleh Xiaomi.

Dilansir Reuters, dua perusahaan riset, Counterpoint Research dan Canalys, menempatkan Xiaomi di posisi pertama dalam vensor smartphone terpopuler di India pada periode kuartal terakhir 2017.

Counterpoint Research mencatat pangsa pasar smartphone Xiaomi di India sebesar 25 persen pada kuartal keempat 2017 berdasarkan pengiriman, di atas Samsung yang memperoleh 23 persen. Sementara Lenovo, Oppo, dan Vivo berada di belakang mereka, masing-masing memiliki pangsa pasar sekitar 6 persen.

Sementara data dari firma riset Canalys menunjukkan Xiaomi mengirimkan 8,2 juta smartphone pada kuartal terakhir 2017. Sementara Samsung hanya mengirimkan 7,3 juta.

"Beberapa faktor telah berkontribusi pada pertumbuhan Xiaomi, namun alasan utama keberhasilannya saat ini terletak pada otonomi yang diberikannya kepada unit India-membiarkannya menjalankan bisnis secara lokal," kata analis Canalys, Ishan Dutt, seperti dikutip Reuters.

Canalys memperkirakan Xiaomi memiliki 27 persen pasar India, sementara Samsung berada di atas 25 persen. Samsung kehilangan pangsa pasar di segmen smartphone harga 15 ribu rupee atau sekitar Rp 3,1 juta.

"Kerugian Samsung berasal dari ketidakmampuannya untuk mengubah portofolio produk berbiaya rendah," kata Rushabh Doshi dari Canalys.

Samsung mengatakan bahwa perusahaan tersebut memimpin penjualan smartphone India pada periode September sampai November, berdasarkan data dari perusahaan riset GfK. Sedangkan Xiaomi belum memberikan komentar secara resmi.

Sejauh ini, strategi penjualan Xiaomi di India masih bergantung pada penjualan 'Flash Sale' atau jual cepat di situs e-commerce lokal, Flipkart, dan situs Amazon. Cara ini dinilai analis sebagai sebuah pendekatan efisien yang membantunya merebut pangsa pasar tanpa harus banyak beriklan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww