Masuk Melalui Jalur Bayar Rp5 Juta, 257 Siswa SMAN 2 dan 13 Medan Tak Bisa Sekolah

Masuk Melalui Jalur Bayar Rp5 Juta, 257 Siswa SMAN 2 dan 13 Medan Tak Bisa Sekolah
(wikipedia)
Rabu, 24 Januari 2018 17:52 WIB
MEDAN - Sebanyak 257 siswa SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 13 Medan, Sumatera Utara yang masuk melalui jalur membayar Rp3 juta hingga Rp5 juta, belum bisa masuk sekolah hingga saat ini. Dinas Pendidikan Sumatera Utara akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan sebelum memutuskan nasib 257 siswa siluman di dua SMA tersebut.

Dikutip dari liputan.com, ratusan siswa tersebut tidak memiliki nomor induk siswa nasional (NISN) karena masuk melalui jalur ilegal atau tidak melalui jalur penerimaan peserta didik baru (PPDB) online yang ditetapkan Pemprov Sumut.

''Pemprov Sumut tidak ingin keputusan yang diambil menyalahi aturan atau hukum. Dinas Pendidikan Sumut akan berkonsultasi ke Kementerian Pendidikan di Jakarta,'' ujar Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung di Medan, Selasa, 23 Januari 2018, seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan hal itu usai rapat penyelesaian masalah penerimaan peserta didik baru (PPDB) di luar sistem online SMAN 2 Medan dan SMAN 13 Medan Tahun Ajaran 2017/2018.

Menurut Nurhajizah, ada desakan dari para orangtua atau siswa agar gubernur melakukan diskresi atau keputusan atau tindakan yang ditetapkan untuk mengatasi persoalan yang dihadapi siswa SMAN 2 dan SMAN 13 itu.

Para siswa, ujar Nurhajizah, mengaku sudah tidak sabar untuk kembali bersekolah dan orangtua para pelajar juga ingin kepastian nasib anak-anak mereka.

''Namun, apa pun keinginan siswa dan orangtua, Pemprov Sumut tidak ingin keputusan salah. Jadi, harus berkonsultasi dulu ke Kementerian Pendidikan,'' katanya.

Sesuai Peraturan Gubernur Sumut jalur masuk sekolah hanya melalui PPDB Online. Nyatanya, ada siswa yang masuk ke SMAN 2 dan SMAN 13 Medan di luar sistem online.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menyatakan sependapat dengan Wakil Gubernur Sumut untuk berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan.

Arist menyebutkan, selain diskresi, salah satu solusi adalah pihak sekolah membuat ''kelas terbuka'' untuk siswa itu hingga tamat.

Arist menegaskan, persoalan itu harus segera diselesaikan karena meski bersekolah di SMAN 2 dan SMAN 13, siswa itu tidak memiliki nomor induk siswa nasional (NISN).

''Kalau pun mereka sekolah, tetap tidak bisa mendapatkan rapor karena NISN-nya tidak ada,'' katanya.

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Sumut AKBP Roni Samtana menjelaskan, hasil penyelidikan, pendaftar PPDB Online di SMAN 13 sebanyak 1.300 orang dan yang diterima sebanyak 288 orang.

Namun, Kepala Sekolah SMAN 13 atas usulan Komite Sekolah menambah sebanyak 77 orang siswa dan masing-masing siswa diminta untuk membayar Rp3 juta hingga Rp5 juta per orang.

Sementara, di SMA Negeri 2 Medan ditemukan pendaftar PPDB Online sebanyak 1.807 orang dan diterima sebanyak 432 orang. Atas usulan Komite Sekolah pula, ditambah sebanyak 180 siswa. Masing-masing siswa diminta membayar sebesar Rp3 juta hingga Rp5 juta per orang.

''Pihak kepolisian sedang menyelididki siapa yang paling bertanggung jawab dan paling diuntungkan dari penerimaan 257 siswa 'siluman' ini. Penegakan hukum mesti tetap berjalan,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww