Jumlah Uang Beredar Diperkirakan Naik 10 Persen Saat Tahun Politik

Jumlah Uang Beredar Diperkirakan Naik 10 Persen Saat Tahun Politik
Selasa, 23 Januari 2018 10:00 WIB
JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan, tahun politik 2018 akan membawa keuntungan bagi perekonomian Indonesia. Itu lantaran jumlah uang beredar akan meningkat dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional pada 2018.

Enggartiasto Lukita menuturkan, masuknya tahun politik bukan suatu yang perlu dikhawatirkan. Sebab, dengan banyaknya pemilihan kepala daerah (Pilkada) maka akan membuat banyak uang yang digelontorkan oleh para kandidat yang bertarung dalam 171 pilkada di tahun ini.

"Ini tahun politik uang beredar cukup banyak. Kinerja perekonomian semua menunjukkan data yang positif, jadi tidak ada kekhawatiran. Begitu selesai mulai pendaftaran (pasangan calon), orang banyak kumpul. ‎Walaupun katanya jangan kirim sembako, tapi tidak usah dengan sembako, ada acara kumpul-kumpul, ada acara pembinaan saksi, ada acara sosialisasi, ini pasti jumlah uang beredarnya pasti meningkat," ujar dia di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (8/1/2018).

Bahkan, lanjut Enggar, jumlah uang beredar di tahun ini akan meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya. Uang beredar tersebut akan digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif sehingga akan menggerakkan kegiatan ekonomi perdagangan.

"Diprediksi oleh BI kalau tidak salah ada 10 persen peningkatan uang kartal. Jadi mulai bulan depan pasti meningkat. Saya pernah jadi caleg tiga periode, kita ngumpulin makanan, mulai dari jagung rebus dan lain-lain. Jadi tidak perlu khawatir," kata dia.

Namun, dampak positif dari Pilkada ini akan dirasakan jika gelaran pesta demokrasi tersebut bisa berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, Enggar mengimbau agar masyarakat bisa menjaga stabilitas kondisi keamanan dan politik di dalam negeri.

"Dan kalau ini berjalan dengan baik di tahun politik ini, investasi akan masuk, dan loncat pertumbuhan ekonomi," ujar dia. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww