Tembak Pengunjung Diskotek, Anggota Brimob Dikeroyok Hingga Kritis

Tembak Pengunjung Diskotek, Anggota Brimob Dikeroyok Hingga Kritis
Garis polisi. (merdeka.com)
Sabtu, 20 Januari 2018 19:57 WIB
BANDUNG - Anggota Brimob Brigadir Satu (Briptu) setelah dikeroyok sejumlah orang di area parkir tempat hiburan malam Lips Club Bogor, Jawa Barat, Sabtu dini hari. AR dikeroyok setelah cekcok dan menembak mati pengunjung diskotek berinisial F.

Saat itu, F yang mengendarai mobil hendak masuk ke dalam untuk memarkirkan kendaraannya. Kemudian, di saat bersamaan, muncul Briptu AR bersama seorang teman wanitanya yang ingin keluar parkiran.

Karena sama-sama tidak mau mengalah, mereka pun terlibat cekcok. Korban bersama sejumlah temannya yang turun dari dalam mobil langsung menghampiri Briptu AR.

Merasa terdesak, Briptu AR pun mengeluarkan senjata api. Terjadi saling rebutan senjata di antara mereka. Kemudian, terdengar suara letusan senjata api yang mengenai dada korban. Melihat korban terkapar, teman-temannya langsung mengeroyok Briptu AR.

Kepala Bidang Hukum Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Iksantyo Bagus Pramono mengatakan, kondisi Briptu AR saat ini kritis akibat luka pengeroyokan tersebut.

Briptu AR sempat dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor, namun kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Sementara korban meninggal dunia sudah berada di Rumah Sakit Vania Bogor.

''Hasil dari interogasi dan olah TKP sementara, satu orang anggota kita (polisi) kritis dan masih dirawat di rumah sakit. Yang satu meninggal dunia karena disebabkan letusan senjata api yang dalam hal ini perlengkapan perorangan Polri,'' ucap Iksantyo, di Mapolresta Bogor Kota, Sabtu.

Iksantyo menambahkan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Dirinya juga mengaku, belum mengetahui persis akar masalah yang menjadi pemicu keributan tersebut. Sambungnya, untuk sementara motifnya adalah perkelahian perebutan senjata.

''Kita lakukan autopsi kepada jenazah korban untuk diketahui apa penyebabnya, kemudian dari arah mana penembakannya,'' katanya.

Atas kasus itu, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah pucuk senjata api jenis Glock 17 berkaliber 9 milimeter, satu buah magazen, dan empat buah peluru.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww