Target Penyaluran KUR 2018 Naik Jadi Rp120 Triliun

Target Penyaluran KUR 2018 Naik Jadi Rp120 Triliun
Kamis, 18 Januari 2018 21:09 WIB
JAKARTA - Pemerintah berkomitmen memperluas jangkauan penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR di 2018. Langkah pertama yang diambil Kementerian Koperasi dan UKM adalah menurunkan besaran suku bunga KUR dari 9 persen menjadi 7 persen efektif per tahun. Selain itu, target penyaluran KUR dinaikkan menjadi Rp 120 triliun.

"Ada dua skema baru KUR, yakni kelompok usaha sebagai penerima KUR dan skema KUR khusus," kata Deputi Bidang Pembiayaan Yuana Setyowati di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta Pusat, Rabu, 17 Januari 2018.

Kelompok usaha sebagai penerima KUR dimungkinkan adanya sebagian anggota yang merupakan pengusaha pemula dengan menggunakan mekanisme pembayaran kredit. "Atau pembiayaan berdasarkan sistem tanggung renteng," ujar Yuana.

Sedangkan skema KUR khusus, menurut Yuana, diberikan kepada kelompok yang dikelola secara bersama dalam bentuk klaster dengan menggunakan mitra usaha untuk komoditas perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan rakyat. Termasuk juga untuk pengadaan kapal melayan.

Selain itu, Kementerian Koperasi dan UKM akan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada UMKM untuk mengakses KUR. Yuana mengatakan, kegiatan sosialisasi KUR di 2018 akan dilaksanakan di 20 provinsi.

"Target kami menyasar 1.000 usaha mikro kecil," ucap Yuana. Untuk itu, Kementerian Koperasi dan UKM akan merekrut 314 orang tenaga pendamping, dengan target sebanyak 15 ribu usaha mikro kecil yang didampingi.

Sementara itu, alokasi penyaluran KUR sebesar Rp 120 triliun akan dialokasikan ke alokasi plafon KUR Kospin Jasa Pekalongan sebesar Rp 55 miliar dan merupakan jenis KUR Mikro, serta alokasi plafon KUR KSP Kopdit Obor Mas sebesar Rp 150 miliar. "Terdiri dari Rp 100 miliar KUR Mikro dan Rp 50 miliar KUR kecil atau khusus," kata Yuana. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tempo.co
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww