Wah..., Utang Pemerintah Indonesia Naik 12 Persen Jadi Rp4.000 Triliun

Wah..., Utang Pemerintah Indonesia Naik 12 Persen Jadi Rp4.000 Triliun
Rabu, 17 Januari 2018 18:01 WIB
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat, jumlah utang pemerintah pusat hingga akhir 2017 nyaris Rp 4.000 triliun atau angka tepatnya sebesar Rp 3.938,7 triliun. Jika dihitung sepanjang 2017, pemerintah pusat telah mengambil utang sebanyak Rp 472 triliun atau tumbuh 12,0% jika dibandingkan dengan Desember 2016 yang sebesar Rp 3.466 triliun.

Total utang pemerintah yang mencapai ribuan triliun ini merupakan kumulatif dari pemerintahan sebelum-sebelumnya. Namun dengan nilai yang nyaris Rp 4.000 triliun ini apakah masih wajar ?

Besarnya jumlah utang pemerintah pusat diharapkan memang difokuskan untuk mendorong produktivitas seperti halnya membangun infrastruktur yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat banyak.

Jumlah utang pemerintah pusat sampai akhir 2017 mencapai Rp 3.938,7 triliun atau nyaris Rp 4.000 triliun. Angka ini naik Rp 472 triliun jika dibandingkan pada 2016 yang mencapai Rp 3.466 triliun.

"Pemerintah diharapkan kebijakan pengelolaan utang serta mendorong produktivitas utang yang dialokasikan untuk pos belanja yang produktif sedemikian sehingga menciptakan ketahanan dan kesinambungan fiskal," kata Ekonom dari Bank Permata, Josua Pardede saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Dia menilai, utang pemerintah yang mencapai Rp 3.938,7 triliun tumbuh 12% (YoY) dari posisi Desember 2016 masih dalam pengelolaan yang baik. Dilihat komposisinya, 81% merupakan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dan porsi kecil sekitar 19% merupakan pinjaman.

Selain itu, sebagian besar porsi penerbitan SBN yakni sebesar 73,3% adalah penerbitan dalam denominasi rupiah, dan sisanya merupakan denominasi valas.

"Secara umum, kondisi utang pemerintah masih manageable melihat komposisi tersebut dan melihat rasio utang terhadap PDB yang mencapai sekitar 29%, jauh di bawah batas aman yakni 60%," tambah dia.

Lanjut Josua memaparkan, pertumbuhan utang pemerintah pusat dalam tiga tahun terakhir didorong oleh pertumbuhan SBN denominasi rupiah sebesar 16% (yoy).

"Secara keseluruhan, manajemen utang pemerintah juga cenderung baik dengan komposisi utang jangka pendek yang lebih rendah serta debt service ratio yang terus membaik," tukas dia. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Sekarang.., Utang Pemerintah ke Pertamina dan PLN Hanya Tersisa Rp27 Triliun
GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
wwwwww