Gadis Kecil di Toronto Diserang Saat Berjalan ke Sekolah, Jilbabnya Direnggut dan Dipotong Pakai Gunting

Gadis Kecil di Toronto Diserang Saat Berjalan ke Sekolah, Jilbabnya Direnggut dan Dipotong Pakai Gunting
Khawlah Noman (11) saat jumpa pers di Pauline Johnson Junior Public School. (sindonews)
Sabtu, 13 Januari 2018 17:07 WIB
OTTAWA - Khawlah Noman, seorang gadis yang masih berusia 11 tahun, diserang seorang pria saat berjalan ke sekolah bersama kakaknya di Toronto, Kanada.

Dikutip dari sindonews.com, polisi Kanada sedang menyelidiki kejahatan diduga bermotif kebencian tersebut.

Khawlah Noman mengatakan, saat dia sedang berjalan bersama kakaknya, tiba-tiba seorang pria muncul di belakangnya dengan gunting. Noman mengungkapkan, bahwa dia menjerit dan penyerangnya berlari, namun kembali menarik dan memotong jilbabnya.

Polisi menggambarkan penyerang tersebut sebagai orang Asia, berusia antara 20-30 tahun, tinggi 173 cm lebih, berbadan kurus.

Saudara Noman mengatakan laki-laki tersebut memiliki rambut hitam dengan poni lurus hingga alis, kumis tipis dan berkacamata hitam. Dia digambarkan mengenakan sweter berkerudung hitam dengan tudung, celana hitam dan sarung tangan cokelat.

Noman pun mengirim pesan kepada penyerangnya saat jumpa pers di Pauline Johnson Junior Public School

''Apa yang Anda lakukan benar-benar salah. Anda seharusnya tidak bertindak seperti ini, dan terutama, saya anak-anak,'' kata gadis itu seperti dikutip dari BBC, Sabtu (13/1/2018).

Khawlah mengatakan bahwa dia sekarang ''sebenarnya sangat takut'' untuk berjalan ke sekolah.

Sementara Ibu Khawlah mengatakan kepada media bahwa serangan tersebut bukanlah tindakan seorang warga Kanada.

Insiden tersebut telah mengilhami mengalirkan sejumlah dukungan, termasuk dari Perdana Menteri Justin Trudeau.

''Hatiku bersama gadis muda yang diserang, sepertinya untuk agamanya. Saya tidak bisa membayangkan betapa takutnya dia,'' kata Trudeau.

''Saya ingin dia dan keluarga serta teman dan masyarakatnya tahu bahwa itu bukanlah sifat warga Kanada,'' tegasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww