Mengagumkan, Seorang Pria Gendong Anak Gajah untuk Menyelamatkannya

Mengagumkan, Seorang Pria Gendong Anak Gajah untuk Menyelamatkannya
Palanichamy Sarathkumar menggendong anak gajah. (inilah.com)
Minggu, 31 Desember 2017 23:18 WIB
TAMIL NADU - Seorang penjaga hutan di selatan India bernama Palanichamy Sarathkumar (28 tahun) mendadak populer setelah melakukan aksi mengagumkan, yakni menggendong anak gajah untuk menyelamatkan hewan berbelalai tersebut.

Dikutip dari inilah.com, sejak aksi penyelamatan anak gajah di negara bagian Tamil Nadu itu muncul di media pada akhir pekan lalu, Palanichamy Sarathkumar, dibanjiri berbagai pesan dukungan.

Banyak orang ingin tahu bagaimana ia membopong hewan itu, yang bobotnya lebih dari berat badannya.

''Anak gajah itu sangat berat. Saya langsung menggendongnya,'' katanya, seperti dikutip dari BBC, Minggu (31/12/2017). Akhirnya anak gajah betina itu bisa dipertemukan lagi dengan sang induknya.

Sarathkumar adalah salah seorang anggota petugas penjaga hutan yang ditugaskan di dekat Mettupalayam, 50 kilometer dari bukit Ooty.

''Setelah video saya yang mengangkat anak gajah itu ditayangkan di saluran-saluran televisi setempat dan media sosial, tak sedikit yang menelepon untuk memberi selamat kepada saya,'' katanya kepada BBC.

''Sekarang ini semua orang di desa saya menanyakan pertanyaan yang sama. Bagaimana saya bisa mengangkat seekor gajah? Saya takut kehilangan keseimbangan. Tapi teman-teman saya datang, menahan sedikit anak gajah itu dan membantu saya membawa hewan itu,'' katanya.

Aksi penyelamatan itu berlangsung pada tanggal 12 Desember ketika Sarathkumar menerima telepon saat ia pulang ke rumah usai melaksanakan tugas malam.

''Sang penelepon memberitahu saya bahwa ada seekor gajah betina menghalangi jalan di dekat kuil Vanabhadra Kaliamman,'' ujarnya.

Ia dan rekan-rekannya berhasil mengusir gajah itu kembali ke hutan dengan menggunakan kembang api. Lalu tim melanjutkan penelusuran ke area lainnya untuk mencari gajah-gajah lainnya.

''Kami melihat anak gajah ini terjebak di dalam parit kecil,'' katanya. ''Anak gajah itu terlihat lelah dan kebingungan, jadi kami memindahkan batu besar yang menghalangi jalannya dan membawanya keluar.''

Mereka menyadari sang induk gajah menderita karena terpisah dari anaknya, lalu mereka berupaya untuk mempertemukannya kembali, tapi anak gajah itu terlalu lemah untuk berjalan.

''Awalnya kami berempat mencoba mengangkat anak gajah itu,'' kata Sarathkumar.

''Kami ingin membawanya ke pinggir jalan agar bisa bertemu kembali dengan induknya. Tapi khawatir diserang gajah-gajah lainnya, karena induknya masih di sana. Jadi, daripada kami berempat beresiko, saya memutuskan untuk membopong anak gajah itu sendirian menyeberang jalan,'' tuturnya.

Setelah menggendong anak gajah itu sekitar 50 meter, ia lalu meletakkannya di dekat lubang air, berharap sang induk akan menemukannya.

''Kami menunggu berjam-jam tapi sang induk tidak juga muncul. Menyadari kehadiran kami mungkin membuat induknya ragu, kami semua akhirnya meninggalkan lokasi.''

''Keesokan harinya ketika saya pergi lagi ke sana, anak gajah itu sudah tidak ada di sana. Tapi saya bisa melihat ada jejak-jejak seekor gajah besar di hutan. Sepertinya mereka sudah bertemu sebelum matahari terbit dan masuk ke hutan.''

Gajah merupakan hewan sosial yang hidup dalam kelompok besar. Para pejabat kehutanan mengatakan anak gajah itu akan mati jika pihaknya tidak turun langsung membantunya.

Palanichamy Sarathkumar bekerja di dalam sebuah tim yang disebut Anti-Poaching atau perburuan satwa liar ilegal dan bergabung dengan departemen kehutanan setelah menyaksikan konflik antara manusia dan gajah di Tamil Nadu.

Jika Anda penasaran dengan tinggi dan berat badan Sarathkumar, ia memiliki tinggi badan 190 sentimeter dan berat sekitar 80 kilogram.

Sedangkan anak gajah itu sendiri memiliki bobot lebih dari 100 kilogram.***

loading...
Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww