Biro Travel Berikan Tiket Palsu kepada 58 Calon Jamaah Umrah, Ketahuan Setelah Sampai di Bandara Soetta

Biro Travel Berikan Tiket Palsu kepada 58 Calon Jamaah Umrah, Ketahuan Setelah Sampai di Bandara Soetta
Ilustrasi jamaah umrah. (int)
Kamis, 28 Desember 2017 15:15 WIB
JAKARTA - Sebanyak 58 calon jamaah umrah menjadi korban penipuan manajer salah satu biro travel. Tiket pesawat yang diberikan kepada mereka ternyata palsu, sehingga tak bisa digunakan saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Dikutip dari tribunnews.com, Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta telah menangkap pelaku penggelapan dana travel umrah tersebut.

Kapolres Kota Bandara Soekarno Hatta, AKBP Akhmad Yusep Gunawan, mengatakan terdapat 79 jamaah yang hendak berangkat umrah dari Bandara Soetta, Sabtu (22/12/2017), sekitar pukul 13.30 WIB. Namun, tiket yang digunakan 58 jamaah palsu.

''Ternyata untuk 58 jamaah tiketnya tidak dapat digunakan untuk berangkat, dikarenakan tiketnya diduga palsu, tetapi hanya 21 jamaah yang dapat diberangkatkan,'' ujar Akhmad melalui keterangan tertulisnya, Kamis (28/12/2017).

Para jamaah melayangkan protes ke pihak travel. Direktur perusahaan travel itu, LU (31) pun menjelaskan kepada para jamaah, bahwa pembelian tiket ditugaskan kepada Manajer Operasional perusahaan berinisial HE (29).

''Atas kejadian tersebut pelapor selaku Direktur Travel mengalami kerugian sejumlah Rp623 juta dan melaporkan ke Kantor Polres Kota Bandara Soekarno Hatta guna proses lebih lanjut,'' ujar Akhmad.

Laporan LU teregister LP/65/K/XII/2017/Resta BSH pada Minggu (24/12/2017). Pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap HE pada Minggu (24/12/2017).

Ia ditahan di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, dan dijerat pasal 263 KUHP dan atau pasal 374 KUHP.

''Tersangka diduga memalsukan surat atau penggelapan dalam jabatan,'' ujar Akhmad. ***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww