Diusir Berdakwah di Hong Kong, Begini Kronologisnya Kata Ustaz Abdul Somad

Diusir Berdakwah di Hong Kong, Begini Kronologisnya Kata Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad. (int)
Minggu, 24 Desember 2017 15:32 WIB
JAKARTA - Setelah diusir di Bali beberapa waktu lalu, kini giliran di Hong Kong Ustaz kondang asal Riau Abdul Somad mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dan diusir sejumlah orang tak dikenal.

Dikutip dari inilah.comn melalui fanspage akun Facebooknya pada Minggu (24/12/2017) dinihari. Somad menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa diterima di Hong Kong dan langsung diantar oleh sejumlah orang ke Bandara untuk pulang ke Jakarta.

''Mereka jelaskan bahwa negara mereka tidak dapat menerima saya. Itu saja, tanpa alasan. Mereka langsung mengantar saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 16.00 WIB ke Jakarta,'' kata Ustaz Somad.

Berikut pernyataan lengkap klarifikasi Ustaz Somad lewat akun Facebooknya:

1. Saya sampai di Hongkong pukul 15.00 WIB (jam tangan belum saya rubah).

2. Keluar dari pintu pesawat, beberapa orang tidak berseragam langsung menghadang kami dan menarik kami secara terpisah, saya, Suadara Dayat dan Saudara Nawir.

3. Mereka meminta saya buka dompet. Membuka semua kartu-kartu yang ada. Diantara yang lama mereka tanya adalah kartu nama Rabithah Alawiyah (Ikatan Habaib). Saya jelaskan. Di sana saya menduga mereka tertelan isu terorisme, karena ada logo bintang dan tulisan Arab.

4. Mereka tanya-tanya identitas, pekerjaan, pendidikan, keterkaitan dengan ormas dan politik. Saya jelaskan bahwa saya murni pendidik, intelektual muslim lengkap dengan latar belakang pendidikan saya.

5. Lebih kurang 30 menit berlalu. Mereka jelaskan bahwa negara mereka tidak dapat menerima saya. Itu saja. Tanpa alasan. Mereka langsung mengantar saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 16.00 WIB ke Jakarta.

6. Kita hanya bisa berusaha dan berdoa. Qaddarallah, ada hikmah di balik itu semua.

7. Kepada sahabat-sahabat panitia jangan pernah berhenti menebar kebaikan di jalan da'wah.

8. Mohon maaf tidak terhingga buat sahabat-sahabat pahlawan devisa negara di Hong Kong.

9. Semoga tulisan singkat ini mampu menjadi klarifikasi.***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww