SPG Cantik Dimutilasi Suami, Diduga Bukan karena Minta Mobil, Melainkan . . . .

SPG Cantik Dimutilasi Suami, Diduga Bukan karena Minta Mobil, Melainkan . . . .
Siti Saidah alias Nindy alias Desi Wulandari, korban mutilasi. (liputan6.com)
Minggu, 17 Desember 2017 07:40 WIB
KARAWANG - Alasan yang dikemukakan M Kholili alias Entong (23) membunuhan, memutilasi dan membakar istrinya, Siti Saidah alias Nindy alias Desi Wulandari (21) diragukan pihak kepolisian.

Tersangka M Kholili sebelumnya mengaku membunuh istrinya akibat sakit hati karena korban memaksa dibelikan mobil. Selain itu, pelaku mengaku tersinggung karena korban menghina orangtua Kholili. Namun, ada dugaan lain yang ditemukan penyidik.

Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan menyampaikan, alasan tersebut diduga rekayasa tersangka. ''Ya mungkin, bikin-bikinan pelaku iya,'' tutur Hendy saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Menurut mantan penyidik KPK ini, titik terang motif pembunuhan itu terungkap setelah ditemukannya lembaran surat di kontrakan korban saat olah TKP. Isinya bertuliskan keluhan sang istri yang sudah tidak tahan dengan kelakuan suaminya.

''Suaminya berarti memang enggak beres,'' jelas dia.

Secara singkat, korban menuliskan bahwa dia malu punya suami yang lebih suka kelayapan menemui orang lain ketimbang pulang ke rumah dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Oleh sebab itu, dia bermaksud pamit pulang ke kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah.

''Dari surat itu, sifat kamu enggak cocok dengan sifat aku,'' Hendy menandaskan.

Surat tersebut ditemukan penyidik saat menggeledah kontrakan pasangan suami-istri tersebut. Surat berada di bawah rak televisi di kediaman mereka di Dusun Sukamulya, RT 005 RW 002, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.

Surat itu terselip dengan dokumen lain yang disimpan korban. Surat itu tidak terlalu panjang. Isinya seperti keluh kesah korban yang ingin pulang kampung.

''Pengen pulang ke rumah tapi malu sama keluarga, malu juga sama tetangga. Punya suami tapi gak tinggal bareng pikirannya pasti banyak yg negatif.

Yah, Bunda pamit aja ya... udah capek ngadepin sifat kamu, kamu lebih sayang mereka ketimbang aku.'' isi surat tersebut seperti yang diterima Liputan6.com, Jumat (15/12/2017).

Hendy mengatakan, polisi berhasil menangkap Kholili setelah dia mengaku kehilangan istrinya. Rupanya, Kholili hanya beralibi. Polisi tidak begitu saja percaya dengan pengakuan suami korban tersebut.

Berikut kronologi terbongkarnya kasus mutilasi dan pembakaran Siti Saidah, seorang sales properti perusahaan swasta tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mapaseng, saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (14/12/2017), mengatakan sempat terjadi cekcok rumah tangga antara korban dan tersangka pada Senin, 4 Desember malam.

''Sempat terjadi pertengkaran antara tersangka dengan korban. Motifnya karena sakit hati, korban nyebut-nyebut orangtua dia (tersangka). Sudah sakit hati dia (tersangka) tersinggung,'' kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mapaseng.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoSumbar.com Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoSumbar.com Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoSumbar.com 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoSumbar.com Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoSumbar.com Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoSumbar.com Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoSumbar.com 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoSumbar.com Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
GoSumbar.com Bantah Klaim Menkumham, Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Bukan Hasil Lobi Pemerintah Indonesia
GoSumbar.com Patuhi Larangan Kemenhub, Garuda Indonesia Stop Operasikan Boeing 737 Max 8
GoSumbar.com Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
GoSumbar.com Safari Politik 3 Hari di Sumut, Maruf Amin Klaim Sukses Rebut Suara Prabowo
GoSumbar.com Pasca Jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Airlines, China Larang Operasikan Boeing 737 MAX 8
GoSumbar.com Beredar Kabar Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin, Angkasa Pura I Membantah
GoSumbar.com Hakim Bebaskan Siti Aisyah dari Dakwaan Membunuh Kim Jong Nam
GoSumbar.com WNI yang Jadi Korban Ethiopian Airlines Seorang Wanita yang Bekerja untuk World WFP PBB
GoSumbar.com Jenis Ethiopian Airlines yang Jatuh Sama dengan Lion Air, Kemenhub Diminta Awasi Ketat Boeing 737 Max 8
wwwwww