Pramugari Lion Air Dilaporkan Penumpang ke Polisi, Ini Penyebabnya

Pramugari Lion Air Dilaporkan Penumpang ke Polisi, Ini Penyebabnya
(tribunnews.com)
Kamis, 30 November 2017 09:43 WIB
JAKARTA - Dean Ricko Pakpahan melaporkan pramugari pesawat Lion Air ke Polres Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (26/11). Penumpang Lion Air tersebut menuduh sang pramugari melakukan penamparan terhadap dirinya.

Dikutip dari tribunnews.com, Ricko menceritakan, kejadian itu bermula saat dirinya bersama adiknya terbang dari Bandara Juanda di Surabaya menuju Bandara Soekarno Hatta pada Minggu (26/11/2017) siang.

''Kami check in, lalu ada pemberitahuan penerbangan JT 581 mengalami delay sampai 16.40. Kami menunggu di ruang tunggu, pas jam 16.40 petugas mengatakan delay lagi jadi 17.50,'' ujar Ricko seperti yang dilansir Kompas.com, Senin kemarin.

Setelah mengalami dua kali delay, akhirnya Ricko bisa terbang ke Jakarta pukul 17.40 WIB.

Namun, saat melakukan boarding, tiket Ricko dan penumpang lainnya dicoret petugas.

Oleh petugas, nomor penerbangan yang seharusnya JT 581 diganti menjadi JT 749.''Kami sempat tanya apakah dengan diganti (nomor) penerbangan, manifes kami tercantum apa enggak,'' ucap dia.

Permasalahan Ricko tak sampai di situ. Di dalam pesawat, tempat duduk yang tertera dalam tiketnya sudah ditempati orang lain.Dia bertanya ke pramugari. Pramugari itu menyuruh Ricko mencari kursi yang masih kosong.

''Kami ini naik pesawat bukan naik metro mini, saya bilang gitu. Akhirnya saya dapat seat 21A, duduk sama adik kandung saya,'' kata Ricko.

Setelah dapat tempat duduk, Ricko kembali bertanya ke pramugari. Dia mau memastikan  apakah tempat yang dia duduki bersama adiknya itu benar-benar kosong.

''Saya tanya kursi ini ada orangnya enggak. Memang saat itu nada saya agak keras. Dia bilang, sudah duduk dulu. Dia jawab begitu juteknya, lalu dia meninggalkan kami yang belum dapat kepastian soal tempat duduk. Pas dia mau pergi, adik saya menahan sambil megang lengannya. Pokoknya tidak menyenangkanlah perbuatannya dia,'' ujarnya.

Karena mendapat perbuatan tak menyenangkan dari awak kabin, Ricko memutuskan untuk menghampiri pramugari itu. Dia ingin mengetahui namanya.Setelah mengetahui namanya, Ricko kembali ke kursi.

Saat kembali itu, dia bertemu dengan seorang pramugari senior.

''Dia bilang maaf atas ketidaknyamanannnya. Menurut pramugari kami, adik Bapak lakukan kontak fisik dengan mendorong pramugari,'' kata pramugari senior itu.

Ricko tak terima lantaran merasa adiknya tidak pernah mendorong pramugari itu.Perdebatan terjadi, tetapi akhirnya Ricko memutuskan tak melanjutkannya.

Setelah pesawat mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Ricko bersama adiknya ingin menemui pilot pesawat.

Dia mau mengadukan tindakan pramugari itu ke pilot pesawat itu.

''Saat penjelasan ke pilot adik saya ribut sama terlapor. Saya pikir, ada ribut-ribut lagi saya rekam. Saya rekam biar ada pembuktian. Karena pas kejadian awal adik saya menahan lengan, biar saya ada bukti," kata Ricko.

Pramugari itu berang saat melihat percekcokan itu direkam. Dia mencoba merebut ponsel Ricko. Ricko pun mempertahankan ponselnya.

Dalam peristiwa itu, Ricko merasa tertampar di bagian wajahnya oleh si pramugari.''Saya kerasa terkena pukul dua kali, saya ngomong 'saya dipukul nih'. Saya enggak tahu dia sengaja mau mukul apa tujuannya mau ambil HP saya,'' ujar Ricko.

Percekcokan itu dilerai awak kabin dan pilot pesawat. Namun, Ricko merasa perbuatan pramugari itu telah melewati batas.

''Saya sudah buat laporan ke polisi bandara Soetta, saya sudah BAP, sudah visum. Itu kan tindak pidana umumnya, saya mau ke sana lagi untuk melapor perdatanya ke bagian otoritas. Saya juga akan melapor ke Ombudsman, ke Kemenhub juga,'' ucap Ricko.

Pihak Lion Air, Selasa, membenarkan adanya keterlambatan dan insiden yang melibatkan pramugari dan penumpang dalam penerbangan itu.

Pihak maskapai juga telah meminta keterangan dari pramugari yang dituduh. ''Pihak manajemen Lion Air melakukan pemanggilan kepada FA2 (pramugari yang dituduh) tersebut pada Selasa (28/11/2017). Sementara, FA2 tidak diterbangkan hingga masalah ini selesai,'' kata Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww