Tampung 450 Pengungsi Muslim, Wali Kota Altena Ditusuk Pria Anti-Islam

Tampung 450 Pengungsi Muslim, Wali Kota Altena Ditusuk Pria Anti-Islam
Walikota Altena Andreas Hollstein. (inilah.com)
Rabu, 29 November 2017 20:20 WIB
BERLIN - Walikota Altena, Jerman, Andreas Hollstein, menjadi korban penusukan yang dilakukan seorang pria, Senin malam (27/11). Penusukan itu diduga terkait dengan kebijakan Andreas menerima para pengungsi Muslim.

Seperti diberitakan The New York Times Selasa (28/11/2017), dalam konferensi persnya, Andreas menuturkan peristiwa itu terjadi saat dia mampir ke sebuah kedai kebab. Tiba-tiba dihampiri seorang lelaki yang kelihatan mabuk sambil berteriak: Kamu meninggalkan saya kehausan dan menerima para pengungsi itu, tutur Andreas. Lelaki itu lalu menyerangnya dan menusukkan belati di leher Andreas.

Lelaki yang belum diungkap identitasnya itu berhasil diringkus oleh pemilik kedai kebab dan putranya, yang mengamankan senjata tajam milik pelaku.

Di bawah program Andreas yang dijalankan tahun 2015, Kota Altena menerima 102 warga asing yang mencari suaka politik di Jerman.

Andreas membentuk jaringan yang menghubungkan antara pengungsi dengan warga Jerman yang bersedia menjadi sponsor mereka. Sampai kini, jumlah warga Muslim yang diterima Altena sekitar 450 jiwa.

Program Andreas meraih Penghargaan Integrasi Nasional bersama 18 ribu penerima lainnya, dan diserahkan langsung oleh Kanselir Angela Merkel Mei lalu.

Kepada pers, Andreas Hollstein mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman serta ujaran kebencian dari warga Jerman lewat surat maupun unggahan di linimasa.

Hal itu menjadi bagian dari hidup sehari-hari kami, kata Andreas seraya menjelaskan, ancaman juga diterima seluruh anggota keluarganya. Namun hal itu tidak menyebabkan niatnya surut.

Setiap orang yang bekerja untuk orang lain, tak peduli apakah mereka pengungsi atau bukan, pasti mengalami ujaran kebencian lewat linimasa maupun media lain, tuturnya.

Andreas menolak saat ada yang mengusulkan agar ia menyewa tukang pukul atau satuan pengamanan. ''Saya akan meneruskan bekerja untuk orang lain. Untuk pengungsi atau warga komunitas yang posisinya lemah,'' kata Andreas Hollstein, anggota Partai Konservatif Demokrat, partai pendukung Angela Merkel itu.

''Hal itu merupakan tugas seorang walikota yang baik,'' lanjut Andreas Hollstein. ***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww