Ibu Histeris Pergoki Suami Gauli Putrinya, Ternyata Sudah Berlangsung 21 Tahun

Ibu Histeris Pergoki Suami Gauli Putrinya, Ternyata Sudah Berlangsung 21 Tahun
Ilustrasi. (int)
Kamis, 23 November 2017 16:40 WIB
MAROS - PJ (70), seorang wanita asal Batangase Maros, Sulawesi Selatan, melaporkan suaminya Dg Taba (73), ke polisi, karena menggauli anak kandungnya, MG (30).

Pemerkosaan terhadap MG sudah dilakukan Dg Taba selama 21 tahun, sejak putri kandungnya itu duduk di kelas III SD atau sejak tahun 1995.

Dikutip dari tribunnews.com yang juga mengutip laman Tribun Timur, Senin (20/11/2017), meski telah dicabuli ratusan kali, MG tidak pernah melaporkan tindakan bejat ayahnya kepada ibu kandungnya, PJ.

''Terakhir korban dicabuli sekitar bulan 11 tahun 2016. Namun baru melapor kemarin kepada kami. Alasannya korban baru sembuh setelah sakit sekitar delapan bulan,'' kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Maros, Iptu Kasmawati.

Korban selalu diancam akan dibunuh jika berani melapor kepada ibu maupun tetangganya.

Kelakuan pelaku baru terbongkar ketika istrinya sendiri yang memergoki dirinya melakukan aksi asusila pada putri tunggalnya itu.

Kini pelaku telah diamankan Unit Pelayanan Perlindungan Anak dan Perempuan Polres Maros, Senin (20/11/2017).

Polisi yang dipimpin Kasmawati menjelaskan kronologi terungkapnya kasus pencabulan tersebut.

''Saat pulang dari kebun, PJ ini langsung masuk ke rumah lewat pintu belakang. Dia langsung histeris saat memergoki suaminya cabuli anaknya,'' kata Kasma.

Kejadian itu berlangsung di depan televisi ruang keluarga, ketika pelaku masih mengenakan celana, dan putrinya mengenakan daster.

''Saat dipergoki, pelaku terburu-buru menutup sekitar kemaluan putrinya lalu berdiri. Sementara korban masih baring. Ibu korban kemudian histeris,'' katanya.

Pelaku kemudian meradang dan menampar PJ, lalu meninggalkan rumah. Sementara korban dan PJ memilih untuk menginap selama tiga hari di rumah RS, tetangganya.

''Setelah mendapati suaminya, PJ dan korban melapor ke Polres. Setelah itu kami ke lokasi dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku kami sel di Mapolres Maros,'' katanya.

Namun, ketika ditanyai, pelaku mengelak mencabuli anak ketiga dari empat anaknya itu. ''Saya hanya duduk mengurut kakinya. Saya tidak apa-apa," katanya saat ditemui di ruang kerja PPA Polres Maros.

Menurut informasi dari PJ, suaminya itu seorang dukun. ''Dia dukun dan biasa dipanggil mabbaca-baca oleh tetangga. Di rumah juga biasa maddupa-dupa,'' kata ibu kandung korban, PJ saat ditemui di rumahnya, Senin (20/11/2017).

Pria yang baru saja memperistri seorang warga Mamuju bulan lalu itu juga pernah terjerat kasus pembunuhan yang ia lakukan pada tetangganya.

''Pernah membunuh beberapa tahun lalu. Makanya kami takut. Jangan sampai kami dibunuh juga, apalagi sudah beberapa kali diancam,'' kata PJ.

Pelaku dijerat Undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman minimal 15 tahun penjara. Kini korban, yang meski sudah dicabuli selama puluhan tahun namun tidak hamil itu, mengalami gangguan mental dan akan dirawat oleh Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Pemkab Maros.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww