TPN OPM Akui Tembak 2 Brimob, ''Perang Terbuka Akan Terus Kami Lakukan''

TPN OPM Akui Tembak 2 Brimob, Perang Terbuka Akan Terus Kami Lakukan
Area PT Freeport di Tembagapura. (int)
Rabu, 15 November 2017 15:59 WIB
JAYAPURA - Dua anggota Brimobda Papua ditembak kelompok bersenjata di Tembagapura, Rabu (15/11) pagi. Satu korban tewas dan satu lagi terluka.

Tentara Papua Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN OPM) Kodap III Wilayah Kabupaten Mimika, Papua, mengaku melakukan penembakan terhadap dua anggota Brimob tersebut.

Hal itu diungkapkan Koordinator Kodap III Wilayah Mimika, Hendrik Wanmang, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

''Ya benar, kami TPN OPM yang melakukan penembakan terhadap Polri tadi pagi,'' ungkap Hendrik, seperti dikutip dari kompas.com.

Menurut dia, penembakan itu dilakukan sebagai wujud perang yang dilakukan TPN OPM terhadap Pemerintah Indonesia agar hak kedaulatan bangsa Papua Barat dikembalikan.

''Perang terbuka ini akan terus kami lakukan di sepanjang jalan area Freeport. Karena jelas tuntutan kami, yakni dikembalikannya hak kedauluatan bangsa Papua Barat,'' ujar Hendrik.

Dia mengatakan, pasukan tempur yang terdidik dan terlatih sudah dipersiapkan. Fokus mereka yakni menghancurkan secara total tambang Freeport.

“Fokus kami saat ini menghancurkan secara total Freeport. Sebab, Freeport saat ini menjadi masalah bagi bangsa Papua karena tambang ini dijadikan Pemerintah Indonesia untuk kepentingan kapitalisasi saja,” kata dia.

Hendrik menambahkan, TPN OPM tidak pernah menyandera masyarakat di wilayah Tembagapura, tetapi masyarakat diminta untuk menghindar dari area yang dijadikan TPN OPM sebagai wilayah perang.

''Daerah ini harus jauh dari masyarakat, nanti kalau ada masyarakat terkena tembakan, TPN OPM akan disalahkan. Kami tidak mau itu. Jadi daerah ini berbahaya untuk dilintasi masyarakat,'' ucap dia.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww