Salah Satu Pangeran Arab Saudi yang Ditahan Pernah Dijamu Jokowi

Salah Satu Pangeran Arab Saudi yang Ditahan Pernah Dijamu Jokowi
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan kehormatan Pangeran Kerajaan Arab Saudi Pangeran Alwaleed Bin Talal Bin Abdulaziz Alsaud (kiri) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/5). (republika.co.id)
Senin, 06 November 2017 07:42 WIB
JAKARTA - Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal termasuk salah seorang dari empat menteri senior dan sebelas pangeran yang ditahan Komite Anti Korupsi Arab Saudi.

Ternyata Pangeran Alwaleed bin Talal, pernah bertemu dan dijamu Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana Bogor.

Pertemuan keduanya berlangsung pada 22 Mei 2016. Presiden Jokowi dan Pangeran Alwaleed dilaporkan berbincang di ruang kerja presiden di Istana Bogor, Ahad sore.

Kehadiran Pangeran Alwaleed ke Indonesia merupakan bagian kunjungan kehormatan Kerajaan Arab Saudi untuk memperkuat hubungan bilateral.

Saat itu, Alwaleed yang bergelar His Royal Highness Prince of the Kingdom of Saudi Arabia belum masuk dalam daftar investigasi pemerintah.

Pengeran Alwaleed bin Talal, merupakan pemilik perusahaan investasi milik Kerajaan Saudi, Kingdom Holding.

Alwaleed merupakan satu dari 11 pangeran, empat menteri, dan puluhan mantan menteri yang ditahan dalam operasi anti korupsi yang dikepalai Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman.

Sementara itu, Bloomberg/ pada Ahad (5/11) melansir, Kingdom Holding tercatat di Bursa Efek Arab Saudi. Valuasi perusahaan sekitar 35 miliar dolar AS.

Pria berusia 62 tahun itu pun masuk dalam daftar 50 orang terkaya dunia versi Bloomberg. Ia membeli pesawat superjumbo A380 pada 2007 dan berniat menjadikan pesawat itu bak istana terbang.

Alwaleed juga pernah menuntut Forbes karena menurunkan nilai kekayaannya pada 2013. Bisnis Alwaleed tersebar mulai dari bisnis di sektor keuangan, teknologi, hiburan, perhotelan, dan sektor riil.

Saham Kingdom Holding milik Alwaleed di berbagai perusahaan internasional rata-rata sekitar lima persen dengan nilai investasi mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta dolar AS.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww