Christina Baker Kline, Wanita Ketiga Mengaku Pernah Diremas Eks Presiden AS George W Bush

Christina Baker Kline, Wanita Ketiga Mengaku Pernah Diremas Eks Presiden AS George W Bush
Christina Baker Kline (kiri) berfoto bersama mantan presiden AS George W Bush (tengah) dan suami Kline. (sindonews)
Sabtu, 28 Oktober 2017 13:58 WIB
WASHINGTON - Novelis Christina Baker Kline mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush. Christina Baker Kline merupakan wanita ketiga yang mengaku jadi korban perlakuan tak senonoh Bush.

Novelis kelahiran Inggris ini menuduh Bush meremas pantatnya pada tahun 2014.

Christina Baker Kline, dalam sebuah artikel online mengungkan, bahwa Bush yang duduk di kursi roda melakukan tindakan itu selama sesi pemotretan tahun 2014.

''Meremas pantat saya keras,'' kata Kline, seperti dikutip IB Times, Sabtu (28/10/2017).

Dalam artikel yang diterbitkan di Slate, Kline berbagi gambaran tentang insiden tersebut, yang menunjukkan bahwa tangan Bush diletakkan di punggungnya, di mana suami Kline berdiri di sebelah Bush.

Insiden tersebut terjadi pada penggalangan dana di Houston, Texas.

Kline kemudian menuduh bahwa seorang teman keluarga Bush kemudian memperingatkan kepadanya untuk ''berhati-hati'' membahas tentang insiden tersebut.

Novelis itu merupakan wanita ketiga yang menuduh Bush melakukan serangan seksual.

Pada awal minggu ini, aktris televisi Heather Lind mengatakan bahwa Bush ''menyentuh''-nya dari belakang saat acara pemutaran film serial televisi yang dia bintangi. Kala itu, istri Bush; Barbara, memberi kode lewat matanya agar sang suami tidak melakukannya lagi.

Wanita kedua yang membuat tuduhan serupa adalah aktris panggung Jordana Grolnick. Dia mengaku diraba-raba mantan pemimpin AS itu pada tahun 2016, saat mengumumkan bahwa pesulap favoritnya adalah ''David Cop-a-Feel''.

Ketika tuduhan Lind dan Gorlnick ramai diperbincangkan publik AS, Bush membuat permintaan maaf. Melalui juru bicaranya, Bush mengatakan bahwa dia tidak pernah dalam keadaan apapun dengan sengaja menyebabkan orang tertekan.

''Dia dengan tulus meminta maaf jika upayanya untuk humor menyinggung perasaan Lind,'' bunyi pernyataan yang disampaikan pihak kantor Bush.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww