Teror Tukang Cukur Bertopeng, Potong Rambut Wanita Secara Paksa Setelah Korban Dibius

Teror Tukang Cukur Bertopeng, Potong Rambut Wanita Secara Paksa Setelah Korban Dibius
Ilustrasi korban teror tukang cukur bertopeng. (dream)
Senin, 23 Oktober 2017 16:56 WIB
NEW DELHI - Sekitar 100 wanita di India telah menjadi korban teror berupa pemotongan rambut secara paksa oleh orang bertopeng.

Malaysia News Hub merilis, para korban mengaku, melihat peneror membawa semprotan bius yang akan membuat korban tak sadarkan diri. Setelah korban pingsan, peneror akan memotong rambutnya.

Awalnya kepolisian setempat tak percaya dengan kabar itu. Polisi menduga, para perempuan itu sengaja memotong rambut mereka sendiri.

Tetapi, lama kelamaan polisi menggelar sayembara berhadiah 600 ribu rupee, setara Rp124 juta, bagi warga yang mampu menangkap peneror rambut itu.

Akibat peristiwa ini telah terjadi aksi massa main hakim sendiri. Seorang lelaki berusia 70 tahun tewas dihakimi massa dan satu pria lain nyaris tewas. Keduanya dihakimi massa karena diduga menjadi pelaku pemotong rambut itu.

Pelaku Bertopeng

Pada saat yang sama, polisi juga meminta wanita yang menjadi korban untuk melakukan tes untuk mendeteksi kebohongan.

Salah seorang korban, Tasleema menceritakan kembali peristiwa yang dia alami. Sebelum mengalami dipotong rambutnya, Tasleema dalam perjalanan untuk mengirim sayuran ke pasar.

''Saya baru saja berbalik setelah menutup pintu dan kemudian seseorang mencekik saya dari belakang. Aku melihat wajahnya memakai topeng. Setelah itu, saya tidak tahu apa yang terjadi,'' kata Tasleema.

Suaminya, Mohammad Rauf Wani, mendengar jeritan Tasleema. Dia menemukan Tasleema tergeletak di lantai dengan potongan rambut sepanjang 15 centimeter.

Meski hanya pemotongan rambut, banyak yang menduga peristiwa ini menyebabkan rasa trauma bagi para korban dan menimbulkan ketakutan bagi semua wanita di kawasan teror itu terjadi.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww