Istri Ketua DPRD Kolaka Utara Akui Gunakan Pisau Pemotong Buah Bunuh Suaminya

Istri Ketua DPRD Kolaka Utara Akui Gunakan Pisau Pemotong Buah Bunuh Suaminya
Ketua DPRD Kolaka Utara Musakkir Sarira dan istrinya, AEA. (dok)
Senin, 23 Oktober 2017 11:00 WIB
KOLAKA - AEA, mengakui telah membunuh suaminya, Musakkir Sarira, yang merupakan Ketua DPRD Kolaka Utara, menggunakan pisau pemotong buah.

Kepala Satuan Reskrim Polres Kolaka Utara, Ajun Komisaris Polisi Mohammad Salman menjelaskan, kondisi tersangka, AEA, sudah membaik, sehingga sudah bisa dimintai keterangan.

Pembunuhan ini dilakukan AEA di rumah jabatan ketua DPRD Kolaka Utara, di Lasusua (17/10/2017). Usai menikam suaminya, AEA meminta bantuan kepada sejumlah Sat Pol PP agar suaminya dilarikan kerumah sakit Kolaka Utara.

Namun sehari kemudian, politisi PDI-P ini dilarikan ke Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka. Karena luka parah akibat tusukan pisau di perut bagian atas, Musakkir Sarira menghembuskan napas terakhirnya.

''Pasca kejadian memang AEA syok dan sulit diajak bicara. Saat ini kami kembali lakukan pemeriksaan terhadap dia dengan didampingi pengacaranya,'' katanya, Senin (23/10/2017).

Salman menambahkan, pelaku mengakui perbuatannya tanpa diminta atau dibantu orang lain.

''Namun dari semua keterangan pelaku akan kita padukan dengan hasil rekonstruksi kejadian minggu ini. Dia akui perbuatannya. Dan masalah rekonstruksi kami tunggu dulu hasil komunikasi dengan teman-teman dari kejaksaan Negeri Kolaka Utara,'' tegasnya.

Hingga saat ini, Polres Kolaka Utara telah memeriksa enam saksi, di antaranya anggota Sat Pol PP yang saat kejadian tengah bertugas di rumah jabatan ketua DPRD Kolaka Utara.

''Termasuk dokter dari Rumah Sakit Kolaka Utara sudah kita minta keterangannya, untuk melengkapi berkas pemeriksaan,'' cetus Salman.

Tersangka pembunuhan Ketua DPRD Kolaka Utara itu dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukuman 15 tahun penjara dan pasal 351 (3) tentang Penganiyaan dengan ancaman 7 tahun penjara.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww