Anies-Sandi Resmi Jabat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Begini Bunyi Sumpahnya

Anies-Sandi Resmi Jabat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Begini Bunyi Sumpahnya
Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, di Istana Negara, Senin (16/10/2017) sore. (republika.co.id)
Senin, 16 Oktober 2017 17:23 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017), pukul 16.01 WIB.

Pelantikan Anies-Sandi berdasarkan Keputusan Presiden No 83/P/2017 tentang pengesahan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012-2017 dan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 2017-2022.

Setelah melantik, Presiden Jokowi kemudian memandu Anies-Sandi membacakan sumpah jabatan.

''Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai Gubernur dan saya Wakil Gubernur sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD Negara RI, Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang, dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat Nusa dan bangsa,'' kata Anies dan Sandi mengikuti apa yang dibacakan Presiden Jokowi.

Prosesi pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Anies dan Sandiaga yang disaksikan Presiden Jokowi. Prosesi pelantikan ini kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi, diikuti seluruh tamu undangan yang hadir.

Sejumlah pejabat dan tokoh hadir pada pelantikan tersebut, diantaranya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Prabowo berpesan agar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru dilantik menjalankan tugas sebaik-baiknya. ''Kami juga berpesan bahwa sekarang beliau adalah gubernur seluruh rakyat yang memilih beliau dan juga yang tidak memilih beliau. Tentunya saya percaya mereka juga pemimpin yang baik yang akan mengayomi,'' kata Prabowo kepada media.

Minta Hentikan Reklamasi

Sementara itu, Senin siang, menjelang pelantikan Anies-Sandi, organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), menggelar aksi unjuk rasa. Para mahasiswa sebelumnya berkumpul di Patung Kuda, Jalan MH Thamrin dan akan menggelar aksinya di sekitar istana negara. Aksi ini untuk mengingatkan Anies-Sandi perihal ke depannya dalam memimpin Jakarta.

Dalam aksi tersebut masa akan meminta kepada gubernur terpilih Anies-Sandi menadatangani 10 poin yang mereka ajukan. ''Kita mau minta kontrak sosial, jadi kita sudah nyiapin beberapa aspirasi dan titipan  dari masyarakat yang akhirnya nanti meminta ditandatangani oleh gubernur terpilih,'' kata Ketua BEM UNJ, Ramadan, Senin (16:10)

Sepuluh poin tersebu tenjadi penegasan dan pengingat akan jalannya pemerintahan Anies-Sandi ke depan. Adapun 10 poin yang akan mereka minta untuk ditandatangani yakni:

1. Terbuka terhadap politik

2. Merealisasikan janji kampanye

3. Memperbanyak lapangan kerja

4. Aspek kemanusiaan dan keadilan

5. Hentikan Reklamasi

6. Meningkatkan pendidikan

7. Menghentikan penggusuran

8. Meningkatkan layanan transportasi publik 9. Berkomitmen tidak korupsi

10. Menyelesaikan masa jabatannya selama 5 tahun

Sepuluh poin tersebut ada hal utama yang Menjadi fokus mereka yakni reklamasi. ''Salah satunya, kemarinkan dari Pak Luhut Panjaitan sudah ada moratorium reklamasi. Padahal, kan janji janji politik Anies-Sandi akan menghentikan itu. Salah satunya untuk menuntut dan mengawal hal itu ke depannya,'' ujar Ramadan.

Aktivis BEM yang mengikuti aksi tersebut diantaranya berasal dari Sebi, UNJ, Politeknik AKA Bogor, STEI Tazkia Bogor. "Ini baru beberapa, kampus lain akan menyusul,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww