Serangan Bom Tewaskan 85 Orang di Mogadishu

Serangan Bom Tewaskan 85 Orang di Mogadishu
Warga mengevakuasi seorang korban yang terluka akibat bom di Mogadishu, Somalia. (republika.co.id)
Minggu, 15 Oktober 2017 18:36 WIB
MOGADISHU - Sedikitnya 85 orang tewas akibat serangan bom di jantung ibukota Somalia, Mogadishu, Sabtu.

Polisi mengatakan, sebuah bom truk meledak pada hari Sabtu di luar sebuah hotel di persimpangan K5 yang dilapisi dengan kantor pemerintah, restoran dan kios.

Akibatnya, bangunan hancur dan kendaraan terbakar. Dua jam kemudian, sebuah ledakan melanda distrik Madinah. Sebanyak 250 orang lainnya cedera dalam ledakan tersebut.

Dilansir Aljazirah, Ahad (15/10), Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed Farmaajo mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional yang dimulai pada hari Ahad.

''Kami akan menjalani tiga hari berkabung untuk korban yang tidak bersalah, bendera akan dikibarkan setengah tiang. Waktunya bersatu dan berdoa bersama. Teror tidak akan menang,'' kata Presiden Mohamed dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter resmi kepresidenan pada hari Ahad.

Presiden juga meminta warga lainnya untuk membantu korban yang terkena dampak serangan tersebut.

''Saya memanggil warga kita untuk keluar, memberikan bantuan, menyumbangkan darah dan menghibur orang yang berduka. Mari kita selesaikan ini bersama,'' kata Mohamed.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Namun, layanan darurat diberlakukan. Tim mencoba menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bangunan yang hancur.  

Wali kota meminta penduduk untuk mendonorkan darah mereka karena rumah sakit kehabisan stok. ''Saya memanggil orang-orang Somalia untuk mengunjungi rumah sakit kota dan menyumbangkan darah. Tolong, datang untuk menyelamatkan saudara-saudaramu,'' kataThabit Abdi Mohammed kepada wartawan setelah menyumbangkan darah di rumah sakit setempat.

Ledakan truk itu terjadi 48 jam setelah tanduk menteri pertahanan negara Afrika dan panglima militer mengundurkan diri dari jabatan mereka tanpa penjelasan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww