Kebakaran Dahsyat Landa California, 1.500 Bangunan Telah Hancur, Api Masih Berkobar, 20 Ribu Warga Mengungsi

Kebakaran Dahsyat Landa California, 1.500 Bangunan Telah Hancur, Api Masih Berkobar, 20 Ribu Warga Mengungsi
(liputan6.com)
Selasa, 10 Oktober 2017 07:49 WIB
CALIFORNIA - Kebakaran dahsyat melanda California, Amerika Serikat, Sejak Ahad (8/10/2017) malam. Sekitar 20 ribu warga terpaksa mengungsi dari Napa, Sonoma dan Yuba.

''Kebakaran telah menghancurkan struktur dan terus mengancam ribuan rumah yang mengharuskan evakuasi ribuan penduduk,'' kata deklarasi, seperti yang dilansir dari BBC News, Selasa (10/10).

Kepala Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran Kalifornia Kim Pimlott mengatakan, sekitar 1.500 bangunan telah hancur. Sampai saat ini belum diketahui bagaimana kebakaran yang dimulai pada Ahad malam tersebut.

Kepala pemadan kebakaran Napa Country memperingatkan, kondisi tersebut menghambat upaya pemadaman akibat besarnya kobaran api. Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan satu orang meninggal dunia di Mendocino Country.

Proses evakuasi telah dilakukan. Dalam semalam, puluhan pekerja kebun anggur telah diterbangkan ke tempat yang lebih aman. Kelembaban yang rendah, cuaca panas serta kombinasi angin kencang menyebabkan api sangat cepat menyebar.

National Weather Service telah mengeluarkan peringatan untuk wilayah San Fransisco, bahwa setiap kebakaran yang berkembang kemungkinan akan menyebar dengan cepat.

Salah satu pemilik kebun Ken Moholt-Siebert mengatakan kepada LA Times, ''Tidak ada angin, kemudian ada angin kencang dan kemudian berhenti. Lalu ada hembusan lain dari arah yang berbeda. Api yang menyala melilit kita,'' katanya.

Situs pemadam kebakaran memperkirakan puluhan ribu hektare wilayah telah hancur. Hal ini menjadikan salah satu Peristiwa paling merusak yang pernah dialami California.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww