Gadis 21 Tahun Buta Gara-gara Kecanduan Main Game di Smartphone

Gadis 21 Tahun Buta Gara-gara Kecanduan Main Game di Smartphone
Wu Xiaojing dirawat di rumah sakit. (thesun.co.uk)
Selasa, 10 Oktober 2017 08:10 WIB
BEIJING - Wu Xiaojing, seorang gadis berusia 21 tahun asal China, mengalami kebutaan gara-gara kecanduan main game Honour of Kings di smartphone.

Dilansir Mashable, gadis yang bekerja di sektor keuangan mengatakan bahwa tiba-tiba mata kanannya tak bisa melihat setelah bermain game di smartphone selama delapan jam berturut-turut.

Setelah itu Xiaojing pun langsung buru-buru di bawah ke rumah sakit, dan di sana ia didiaognosa terkena Retinal Artery Occlusion (RAO) pada mata kanannya.

RAO biasanya identik dengan penyakit manula, dan dapat mengakibatkan kebutaan permanen.

Xiaojing mengakui bahwa ia rutin memainkan game mobile di smartphone selama delapan jam berturut-turut tanpa makan, minum, maupun ke toilet.

''Jika sedang tidak bekerja, biasanya saya bangun pada pukul 06.00, sarapan, kemudian memainkannya hingga pukul empat sore,'' terang Xiaojing.

''Setelah itu saya akan makan, tidur, dan pada malamnya kembali memainkan game tersebut. Orang tua saya sebelumnya telah memperingatkan kalau saya mungkin bisa jadi buta karena kativitas buruk tersebut,'' tambahnya.

Menurut Xiaojing, pada tanggal 1 Oktober ia memainkan game tersebut seharian, dan penglihatannya hilang sesudah makan malam.

Honours of Kings adalah game smartphone terpopuler di China saat ini, dan memiliki sekitar 200 juta pengguna.

Perusahaan produsen game tersebut, Tencent, mengatakan bahwa mereka sebelumnya memberi peringatan kalau anak di bawah usia 12 tahun hanya boleh memainkan game tersebut satu jam dalam sehari, demi mencegah ketagihan. ***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww