Jokowi: Banyak Akun Palsu, Jangan Langsung Emosi Baca Isu di Media Sosial

Jokowi: Banyak Akun Palsu, Jangan Langsung Emosi Baca Isu di Media Sosial
Presiden Joko Widodo pakai sarung. (detak.co)
Senin, 09 Oktober 2017 07:41 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa saat ini banyak akun palsu di media sosial. Karena, bila membaca isu di media sosial jangan langsung percaya, apa lagi sampai emosi menanggapinya.

Kehati-hatian masyarakat dalam menerima informasi, kata Jokowi, sangat diperlukan untuk menghindari konflik dan gesekan antarmasyarakat.

''Saya minta kita semua ingatkan teman, tetangga kampung, kalau ada isu terutama di media sosial itu jangan dimakan mentah-mentah. Jangan baca langsung emosi padahal itu tulisan tidak jelas siapa yang buat karena akun palsu itu banyak sekali,'' kata Jokowi di Pondok Pesantren Al Karimiyyah, Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu (8/10/2017).

Presiden kembali mengingatkan tentang keberagaman bangsa Indonesia dengan penduduk yang sangat besar. Hal ini juga sering disampaikan kepada para pemimpin negara lain di setiap pertemuan.

Presiden tak segan memperkenalkan dirinya sebagai pemimpin negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. ''Saya Presiden Jokowi dari negara penduduk Muslim terbesar di dunia,'' katanya, dikutip dari siaran resmi Istana.

Menurut Jokowi, tak jarang para pemimpin dunia yang bertemu dengan Presiden menyatakan kekagumannya terhadap Indonesia. Di samping itu, tidak sedikit pula pemimpin dunia yang menitipkan pesan kepada Presiden, salah satunya adalah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

''Beliau (Presiden Ashraf Ghani) mengingatkan jangan sampai ada gesekan. Pengalaman yang terjadi di Afghanistan sulit lagi dipersatukan. Sehingga kalau ada sengketa segera dirukunkan,'' kata Jokowi.  ***

loading...
Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww