Siswi Calon Praja IPDN Tewas di Akpol Saat Latihan Dasar

Siswi Calon Praja IPDN Tewas di Akpol Saat Latihan Dasar
Gerbang Akademi Kepolisian. (viva)
Minggu, 01 Oktober 2017 20:56 WIB
SEMARANG - Dea Rahma Amanda, 17 tahun, siswi calon Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) mendadak meninggal dunia di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 1 Oktober 2017, saat mengikuti latihan dasar.

Dikutip dari viva.co.id, Dea meninggal dunia setelah melaksanakan pelatihan lari di lapangan, sekitar pukul 08.15 WIB.

Gubernur Akpol Inspektur Jenderal Polisi Rycko Amelza Dahniel, menuturkan, siswi yang meninggal tersebut merupakan angkatan 2017 yang tercatat sebagai calon Praja asal Lampung.

Sebelum meninggal gadis 17 tahun tersebut dinyatakan masih dalam keadaan sehat. Namun, saat menjalani latihan Dea langsung pingsan.

Ia menceritakan, awalnya almarhumah bersama rekan-rekannya menjalani pelatihan seperti biasa.

Korban bangun pagi pukul 04.00 WIB untuk mengikuti shalat berjamaah dan pengajian.''Kemudian masih ikut makan bersama lalu dilanjutkan apel pagi pukul 07.45 WIB,'' kata Rycko saat meninjau jenazah calon praja itu di RS Bhayangkara Semarang.

Namun, setelah siswi tersebut mengambil kegiatan fisik dengan lari satu putaran dan dilanjutkan berbaris bersama teman-temannya, ia langsung terjatuh dan pingsan.

''Jarak yang dekat membuat kami memutuskan membawa almarhumah ke Bhayangkara, namun ia telah dinyatakan meninggal,'' katanya.

Rycko mengaku turut berduka cita atas meninggalnya siswi asal Lampung tersebut. Ia menyebutkan bahwa rangkaian laksar di Akpol dimulai sejak 9 September sampai 6 Oktober 2017.

''Kita ingin tahu jejak rekam medisnya di IPDN. Yang jelas tidak ditemukan kekerasan fisik karena laksar praja putri dipisah dengan putra,'' ujar Rycko.

Gubernur Institut Pemerintah Dalam Negeri, Ermaya Suradinata, menambahkan tak ada latihan yang berlebihan dalam diksar yang dijalankan pihaknya di Akpol Semarang. Ia menyebut, jika almarhumah sebelumnya punya histori sesak napas.

''Pengakuan ke temannya ada sesak napas, gejala-gejala  itu ada. Setelah makan bilang ke teman perutnya agak kenyang, kemudian lari mutar satu dua kali, biasa, tidak ada yang berlebihan, prosedur juga sudah  ditempuh,'' katanya.

Hingga Minggu malam jenazah korban masih berada di RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Namun upaya autopsi masih menunggu keluarga korban yang akan datang dari Lampung.***

Editor:hasan b
Sumber:viva.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoSumbar.com Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoSumbar.com Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoSumbar.com 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoSumbar.com Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoSumbar.com Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoSumbar.com Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoSumbar.com 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoSumbar.com Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
GoSumbar.com Bantah Klaim Menkumham, Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Bukan Hasil Lobi Pemerintah Indonesia
GoSumbar.com Patuhi Larangan Kemenhub, Garuda Indonesia Stop Operasikan Boeing 737 Max 8
GoSumbar.com Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
GoSumbar.com Safari Politik 3 Hari di Sumut, Maruf Amin Klaim Sukses Rebut Suara Prabowo
GoSumbar.com Pasca Jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Airlines, China Larang Operasikan Boeing 737 MAX 8
GoSumbar.com Beredar Kabar Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin, Angkasa Pura I Membantah
GoSumbar.com Hakim Bebaskan Siti Aisyah dari Dakwaan Membunuh Kim Jong Nam
GoSumbar.com WNI yang Jadi Korban Ethiopian Airlines Seorang Wanita yang Bekerja untuk World WFP PBB
GoSumbar.com Jenis Ethiopian Airlines yang Jatuh Sama dengan Lion Air, Kemenhub Diminta Awasi Ketat Boeing 737 Max 8
wwwwww