5 Kontainer Minuman Keras Diselundupkan dari Singapura ke Indonesia, Bernilai Rp80 Miliar

5 Kontainer Minuman Keras Diselundupkan dari Singapura ke Indonesia, Bernilai Rp80 Miliar
Barang bukti minuman keras yang diamankan Tim Gabungan Polda Metro Jaya dengan Direktorat Bea Cukai. (dream.co.id)
Senin, 18 September 2017 18:36 WIB
JAKARTA - Lima kontainer minuman keras diselundupkan dari Singapura ke Indonesia. Diperkirakan nilainya mencapai Rp80 miliar.

''Nilai dari lima kontainer Rp26,3 miliar, sedangkan pajak import senilai Rp53,9 miliar. Sebenarnya nilai barang ini kalau ditotal Rp26,3 juta ditambah Rp53,9 juta hampir 80 miliar. Ini potensi dari kehilangan negara,'' ujar Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, di Polda Metro Jaya, Senin, 18 September 2017. 

Dari penyitaan yang dilakukan Polda Metro Jaya dan Direktorat Bea Cukai itu ditemukan 53.927 botol dan 40.039,02 liter miras. Kelima Kontainer itu diamankan di dua lokasi berbeda.

''Kami amankan tiga kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), dua di Pelabuhan Tanjung Pinang (Kepulauan Riau),'' ucap Heru.

Heru mengatakan kelima kontainer itu datang dari Singapura tidak secara bersamaan. Aktivitas itu dilakukan untuk mengelabui petugas.

Selain itu, para pelaku juga menyalurkan miras ilegal itu menggunakan jalur antarpulau yang terdapat pelabuhan tikus. Tak hanya itu, para pelaku juga menutupi kardus botol miras itu menggunakan sampah plastik yang dimasukkan ke dalam karung.

''Untungnya, kami punya alat yang canggih, kami x-ray dan ketahuan di situ ada botol miras,'' ujar Heru.

Selain merugikan negara, kegiatan penyelundupan miras ilegal ini juga dianggap akan merupakan persaingan dagang yang tidak sehat.

''Ini penyebab persaingan tidak sehat. Akan merugikan yang sudah mau mengimpor secara legal,'' ucap dia.

Meski begitu, saat ini belum ada pelaku yang ditangkap dari kasus penyelundupan miras ini.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww