7 Terdakwa Pemerkosa Wanita Bersuami Hingga Hamil Dibebaskan, Ini Alasan Hakim

7 Terdakwa Pemerkosa Wanita Bersuami Hingga Hamil Dibebaskan, Ini Alasan Hakim
Ilustrasi palu hakim
Minggu, 10 September 2017 19:13 WIB
BANJARMASIN - Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, membebaskan tujuh terdakwa pemerkosaan massal. Ketujuh terdakwa itu adalah Arsan, Jainuri, Albak Dadi, Salikul Hadi, Samsuni, Jaini dan Eko Sutiono.

Ketujuh terdakwa menggilir S di rumahnya di Jalan Anjir Talaran, Desa Antar Baru, Marabahan, Batola, Kalimantan Selatan.

Pemerkosaan bergilir itu dilakukan berlanjut, sedikitnya enam kali dalam kurun Juli 2016, saat suami S sedang ke luar kota. Mereka mengancam akan membunuh keluarga S apabila menolak melayani nafsu mereka.

Pada 13 Juni 2017, Pengadilan Negeri (PN) Marabahan menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara kepada para terdakwa. Tak terima, para terdakwa mengajukan banding dan dikabulkan.

Berikut alasan hakim PT Banjarmasin, Sutriadi Yahya dengan hakim anggota Permadi Widhiyatno dan Maman M Ambari yang diketok pada 22 Agustus 2017 sebagaimana dikutip detikcom, Minggu (10/9/2017):

1. Majelis tinggi meragukan keterangan korban yang bisa menceritakan proses pemerkosaan secara runut, padahal pelakunya 7 orang.

2. Majelis tinggi meragukan keterangan korban yang mengakui diperkosa secara bergiliran.

3. Peristiwa itu hanya didasarkan pada keterangan korban. Majelis hakim tidak menemukan alat bukti lain yang mendukung kesaksian korban.

4. Majelis tinggi meyakini bukti kehamilan, bukan karena pemerkosaan, tapi karena hubungan dengan suaminya.

5. Majelis tinggi mempertanyakan alasan korban baru melaporkan setelah enam kali diperkosa.

6. Majelis tinggi tidak menemukan bukti siapa yang berinisiatif melakukan pemerkosaan massal itu.

7. Majelis tinggi menyatakan terjadi cukup kejanggalan yaitu dua anak korban yang ada dalam kamar tidak terbangun. Majelis tinggi menilai sudah selayaknya pemerkosaan 7 orang seharusnya gaduh dan tidak tenang dan dapat mengganggu tidur anak korban.

Jaksa tidak tinggal diam dan mengajukan kasasi.

''Tim JPU akan langsung mengajukan kasasi terhadap putusan PT Banjarmasin tersebut," kata tim JPU Kejari Banjarmasin, Deni N

Jaksa yakin dakwaanya benar, dengan bukti:

1. Ahli psikologi dengan adanya alat bukti surat berupa hasil psikologi yang dilakukan dengan cara tes MCMI III yang menurut keterangan ahli hasil psikologi dari saksi korban sangat dapat dipercaya dengan tingkat kejujuran yang akurat.

2. Ahli hukum pidana yang menguatkan dalil jaksa.

3. Serta alat bukti petunjuk berupa rekaman dari Hp suami korban berupa adanya orang keluar masuk ke dalam rumah korban pada saat suami korban menoreh karet.

4. Alat bukti ahli visum et repartum, di mana majelis tingkat pertama, tidak mempertimbangkannya dikarenakan saksi korban wanita yang sudah memiliki anak dan kejadian sudah lewat dari satu minggu sehingga visumnya tidak tergambar yang kemudian diperkuat oleh alat bukti lain yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Hakim Bebaskan Pemerkosa Setelah Pengacara Perlihatkan Celana Dalam Korban
GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
wwwwww