Diduga Dibunuh, PNS Cantik Ditemukan Tewas di Tempat Tidur, Suami Korban Menghilang

Diduga Dibunuh, PNS Cantik Ditemukan Tewas di Tempat Tidur, Suami Korban Menghilang
Indria Kameswari saat masih hidup (kiri) dan jasadnya (kanan). (pojoksatu)
Sabtu, 02 September 2017 17:14 WIB
BOGOR - Indria Kameswari (38), pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) ditemukan tewas di tempat tidur dalam rumah kontrakannya di Perumahan River Valley RT 01/RW 08, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/9/2017).

Dikutip dari tribunnews.com dan detik.com, jasad wanita berparas cantik itu ditemukan terbujur kaku sekitar pukul 07.30 WIB.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspitalena membenarkan perihal penemuan jasad wanita yang berprosesi sebagai seorang PNS di Ciamis, Jawa Barat itu.

''Jasad korban ditemukan tadi pagi," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

Belum diketahui secara pasti penyebab tewasnya erempuan yang berdasarkan KTP-nya beralamat di Jalan Warakas 1, Jakarta Utara ini. Namun, korban diduga dihabisi nyawanya oleh orang terdekatnya.

''Saat ini masih dalam penyelidikan dan kami masih mencari tahu penyebab meninggalnya korban,'' katanya.

Sementara itu, Kapolsek Cijeruk Kompol Safiudin menuturkan, sebelum kejadian, sempat terdengar suara pertengkaran di dalam rumah tersebut.

Kata Safiudin, anak korban kemudian keluar rumah dan mendatangi satu rumah tetangganya.

''Tetangga baru tahu setelah didatangi anak korban. Dari keterangannya (anak korban), pertengkaran kedua orangtuanya itu sudah terjadi sejak dini hari,'' ujar Safiudin.

Sambungnya, tetangga langsung mendatangi rumah korban.Namun, ternyata korban sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka. 

Polisi tidak menemukan adanya barang yang hilang di rumah Indria Kameswari. Belum diketahui apakah ini pembunuhan murni atau pembunuhan disertai perampokan.

"Dugaan sementara pembunuhan, tapi ini kita masih penyelidikan," ucap Kapolsek Cijeruk Kompol Safiudin di lokasi, Sabtu (2/9/2017).

Safiudin juga belum mau bicara soal motif dugaan pembunuhan Indria. Dia mengatakan polisi masih melakukan olah TKP terkait penemuan mayat Indria.

"Motifnya belum diketahui," ujarnya.

Sedangkan suami korban tidak diketahui keberadaannya pasca-ditemukannya jasad Indria. ''Suami korban masih kita telusuri keberadaannya," kata Safiudin.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com dan detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww