2.600 Rumah Muslim Rohingya Dibakar, Pemerintah Myanmar Tuduh Kelompok Arakan

2.600 Rumah Muslim Rohingya Dibakar, Pemerintah Myanmar Tuduh Kelompok Arakan
Muslim Rohingya. (liputan6.com)
Sabtu, 02 September 2017 18:52 WIB
JAKARTA - Suasana di Rakhine, wilayah barat laut Myanmar semakin mencekam setelah lebih 2.600 rumah warga Muslim Rohingnya dibakar massa.

Berdasarkan keterangan dari Pemerintah Myanmar, kejadian itu terjadi pada pekan lalu.

Pemerintah Myanmar menuduh kelompok separatis Arakan Rohingya Salvation Army sebagai pelaku pembakaran ribuan rumah Muslim Rohingya tersebut. Demikian dilansir dari Channel News Asia, kamis (2/9/2017).

Hingga kini, belum ada respons dari kelompok Arakan terkait tuduhan pemerintah tersebut.

Grup Arakan merupakan salah satu musuh terbesar aparat keamanan. Pada pekan lalu, kelompok ini mengaku bertanggung jawab atas serangan di pos polisi.

Akibat serangan tersebut, militer Myanmar melakukan pembalasan. Operasi pembasmian kelompok Arakan berubah jadi kericuhan besar yang membuat kondisi Rakhine mencekam.

Semenjak kericuhan pecah, dari data UNHCR, 58.600 warga Rohingya kabur ke Bangladesh. Sampai saat ini, bantuan kemanusian PBB masih sulit menjangkau kelompok Rohingya.

Selain itu, tantangan lain yang harus dihadapi, anggota kelompok Rohingya walau telah mencoba kabur, tetap dikejar-kejar oleh Tentara Myanmar.

Nasib 1,1 juta warga Rohingya menjadi tantangan besar bagi pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi. Dia dituduh barat melakukan pembiaran aksi genosida dan kekerasan.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww