Pakai Seragam Tahanan KPK, Wali Kota Tegal Masih Bisa Tersenyum, Ini Penampakannya

Pakai Seragam Tahanan KPK, Wali Kota Tegal Masih Bisa Tersenyum, Ini Penampakannya
Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno yang memakai seragam tahanan KPK, tersenyum saat keluar gedung KPK, Rabu sore. (detik.com)
Rabu, 30 Agustus 2017 20:38 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno alias Bunda Sitha sebagai tersangka kasus dugaan suap. KPK langsung menahan Shita, Rabu sore.

Saat keluar dari gedung KPK, Rabu sore, sekitar pukul 17.22 WIB, Shita yang mengenakan seragam tahanan KPK, rompi warna oranye, terlihat masih bisa tersenyum.

  Selain Shita, ada dua orang lainnya ditetapkan KPK sebagai tersangka.

''KPK meningkatkan penanganan perkara tersebut ke tingkat penyidikan serta menetapkan 3 tersangka,'' ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam konferensi pers di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2017).

Dua tersangka lainnya adalah pengusaha Amir Mirza Hutagalung, dan Wakil Direktur RSUD Kardinah Cahyo Supardi (CHY). Bunda Sitha dan Amir menjadi pihak penerima suap. Sedangkan Cahyo menjadi pihak pemberi suap.

''Penerima adalah SMS dan AMH, kemudian sebagai pemberi CHY, dia merupakan Wakil Direktur RSUD Kardinah Tegal,'' ujar Basaria.

Suap terkait dengan pengelolaan jasa kesehatan di RSUD Kardinah. Selain itu suap juga terkait proyek-proyek yang ada di lingkungan Pemko Tegal.

Ketiganya disangka dengan pasal berbeda. Mereka sudah ditahan di tempat berbeda.

Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno alias Bunda Sitha dan Amir Mirza Hutagalung ditangkap KPK terkait kasus korupsi pengelolaan dana kesehatan di RSU Kardinah dan pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Tegal tahun anggaran 2017. Bunda Sitha dan Amir diduga melakukan korupsi sebagai modal untuk maju Pilkada 2018 mendatang.

''Sejumlah uang yang diduga digunakan untuk membiayai pemenangan keduanya nanti untuk Pilkada 2018,'' kata Basariah Pandjaitan.

Basariah menyebut keduanya akan mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal periode 2019-2024. Diketahui Bunda Sitha akan menggandeng Amir sebagai wakil.

''Lalu informasi SMS akan berpasangan AMH, sebagai wali kota dan wakil wali kotanya,'' ujarnya.

Seperti diketahui, OTT KPK itu dilakukan pada Selasa (29/8). OTT terkait kasus Bunda Sitha ini dilukan di tiga kota, yaitu Jakarta, Tegal, dan Balikpapan. OTT di tiga kota itu berkaitan karena merupakan rangkaian kegiatan penindakan.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww