Siswi SMP Racun Teman Satu Kelasnya yang Dapat Nilai Lebih Tinggi

Siswi SMP Racun Teman Satu Kelasnya yang Dapat Nilai Lebih Tinggi
Ilustrasi. (dream)
Senin, 28 Agustus 2017 19:33 WIB
NEW DELHI - Kecewa mendapatkan nilai rendah, seorang siswi kelas VIII (kelas II SMP) di Bhopal, India, nekat meracun teman satu kelasnya yang mendapatkan nilai lebih tinggi.

Gadis nekat itu menuangkan cairan pembasmi nyamuk ke dalam botol minum temannya tersebut.

''Kedua gadis itu, yang berusia sekitar 13-14, belajar di kelas yang sama. Setelah minum air dari botolnya, korban mencurigai sesuatu yang tidak biasa dan mengatakan kepada temannya bahwa airnya berbau seperti cairan pembasmi nyamuk. Setelah dia mulai merasa tidak nyaman, administrasi sekolah memberi tahu orangtuanya, yang kemudian membawanya ke rumah sakit,'' kata anggota polisi setempat, Bhupendra Singh, kepada The Indian Express.

Korban yang mulai stabil memberitahu polisi ada seorang kawannya yang iri pada nilai yang dia dapat saat ujian.

Polisi segera memberi tahu informasi ini kepada pengelola sekolah yang langsung memeriksa rekaman CCTv.

''Dalam rekaman CCTv di kelas, gadis yang dituduh itu terlihat menuang cairan pembasmi nyamuk ke botol air teman sekelasnya dan kemudian menyembunyikannya di dalam kantong murid lain,'' ujar Singh.

Sementara itu, pelaku berusaha mengelak dari tuduhan dengan mengonsumsi cairan pembasmi nyamuk di rumahnya. Kata Singh, pelaku diduga takut dengan penyelidikan polisi terhadap kejadian tersebut.

''Gadis yang dituduh juga minum cairan pembasmi nyamuk di rumahnya kemarin dan saat ini dirawat di rumah sakit. Kami sedang menyelidiki kejadian tersebut,'' ucap Singh.

Seorang dokter di rumah sakit distrik mengatakan pelaku dalam kondisi kritis. ''Kami merawatnya. Dia kritis, tapi kondisinya terkendali,'' kata Dr Sudhir Singh.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww