Jokowi Perintahkan Kapolri Ungkap Pengguna Jasa Saracen

Jokowi Perintahkan Kapolri Ungkap Pengguna Jasa Saracen
Presiden Joko Widodo. (viva.co.id)
Minggu, 27 Agustus 2017 22:22 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menilai tindakan kelompok Saracen menyebarkan fitnah merupakan kejahatan yang sangat membahayakan. Karena itu, Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut tuntas.

''Kalau sudah memecah belah menyebarkan hal yang fitnah, mencela orang lain, berbahaya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia,'' kata Jokowi di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu 27 Agustus 2017, seperti dikutip dari viva.co.id.

Jokowi menegaskan, polisi jangan hanya mengungkap modus kejahatan yang telah dilakukan oleh para pelaku. Ia juga meminta kepolisian bekerja cepat membongkar kejahatan dari sisi pengguna jasa Saracen.

Menurut dia, pemesan jasa Saracen penting untuk diungkap karena sudah mengorganisir pengelolaan isu bernada rasial demi kepentingan jangka pendek.

''Bukan hanya yang di organisasi itu, tapi siapa yang pesan. Yang penting di situ,'' ujarnya.

Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri mengungkap kelompok pelaku ujaran kebencian berkonten isu rasial bernama Saracen.

Kelompok yang sudah menjalankan aksinya ini diketahui mulai beroperasi sejak tahun 2015 untuk berbagai kepentingan agenda politik.

Aparat telah menetapkan tiga tersangka yakni MFT (43 tahun), JAS (32) dan seorang wanita SRN (32).

Ketiga pelaku dijerat dengan tuduhan dugaan tindak pidana ujaran kebencian sebagaimana dimuat dalam Pasal 45 juncto Pasal 28 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan hukuman enam tahun penjara.***

Editor:hasan b
Sumber:viva.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww