Iran Luncurkan Rudal Balistik, Dubes AS di PBB Keluarkan Peringatan

Iran Luncurkan Rudal Balistik, Dubes AS di PBB Keluarkan Peringatan
Iran akan terus menggunakan rudal balisitik hasil karya mereka sendiri, karena hal itu tidak melanggar kesepakatan nuklir dengan enam kekuatan dunia. (Sputnik)
Rabu, 01 Februari 2017 10:40 WIB

WASHINGTON DC - Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley, mengeluarkan peringatan untuk Pemerintah Iran, Rabu WIB (1/2/2017).

Peringatan itu terkait aksi Iran yang melakukan uji coba peluncuran rudal balistik jarak menengah, yang meledak setelah meluncur 1.010 kilometer, dua hari lalu.

Haley, seperti diberitakan Reuters, menyebut uji coba tersebut merupakan hal yang tak bisa diterima.

Selain itu, keputusan Iran tersebut pun diyakini AS sebagai pelanggaran kesepakatan nuklir dunia, yang telah ada sebelumnya. 

"Saya akan menyerukan kepada seluruh dunia, bahwa ada suatu hal yang harus diwaspadai," kata Haley.

Pernyataan itu diungkapkan Haley kepada wartawan setelah sesi konsultasi tentang Iran di Dewan Keamanan PBB, New York.

"Amerika Serikat tidak naif. Kami tidak akan berdiam. Kalian akan memberikan peringatan kepada mereka, dan kami akan melakukannya sesuai dengan aturan," tegas dia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif tidak memberikan konfirmasi atau pun bantahan terkait kabar peluncuran rudal balistik tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kabar uji coba peluru kendali Iran itu disampaikan oleh pejabat AS, Selasa (31/1/2017).

Pejabat tidak menyebutkan namanya itu mengatakan, uji tersebut dilakukan dari dekat Semnan, di sisi timur Teheran, ibu kota Iran.

Tes rudal balistik jarak jauh itu dilakukan pada Minggu (29/1/2017). Terakhir kali jenis peluru kendali seperti itu pernah diujikan pada Juli 2016.

Gedung Putih mengatakan bahwa mereka mengetahui keterangan uji peluru kendali Iran tersebut.

"Kami memantaunya, mengetahui bahwa Iran meluncurkan misil itu,” kata juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer dalam jumpa pers.

Sebelumnya, pemerintah Iran mengatakan, tidak akan menggunakan rudal balistik yang mereka miliki untuk menyerang negara lain.

Iran pun menegaskan, mereka tidak menjadi bagian dari kesepakatan nuklir dunia, atau pun resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendukung pakta tersebut.

Masih belum jelas apakah uji coba peluncuran itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta Iran untuk tidak melakukan aktivitas terkait misil balistik, yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:kompas.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww