Ribuan Warga London Turun ke Jalan Protes Pembiaran Krisis Kemanusiaan di Aleppo

Ribuan Warga London Turun ke Jalan Protes Pembiaran Krisis Kemanusiaan di Aleppo
Ribuan orang penduduk sipil di Aleppo bersiap untuk dievakuasi pada Kamis (15/12). (republika)
Sabtu, 17 Desember 2016 06:34 WIB
LONDON -Krisis kemanusiaan di Aleppo, Suriah, telah menimbulkan keprihatinan dan kemarahan masyarakat dunia, termasuk masyarakat negara-negara di Eropa. Ribuan warga London, Inggris, bersiap melakukan demonstrasi Sabtu (17/12) waktu setempat sebagai bentuk protes terhadap pembiaran krisis di Aleppo tersebut.

Massa calon pendemo menilai dunia internasional lamban mengatasi permasalahan salah satu negara di Timur Tengah. Para peserta unjuk rasa berkumpul di Marble Arch pada pukul 12.30 sebelum berjalan ke White Hall dan Downing Street. Di kawasan itu demonstrasi bakal berlangsung.

Dari laman Facebook terkait, sebanyak 3.800 orang menyatakan tertarik  menghadiri aksi tersebut. Sekitar 1.500 orang memastikan bakal mengikutinya.

"Setelah serangan terbaru di Allepo pada pertengahan November 2016, rezim Assad dan sekutunya memborbadir kota tersebut," demikian catatan di Facebook terkait, dilansir dari Huffingtonpost, Sabtu (17/12).

"Bergabunglah dengan kami untuk memprotes pemboman berskala besar yang membuat warga sipil di Allepo jadi korban," sambung pesan di Facebook terkait.

Seorang aktivis di Aleppo Timur mengatakan apa yang menggangu bukan sekadar kelaparan karena kekurangan makanan. Tetapi lambannya dunia internasional mengatasi krisis kemanusiaan itu.

Pada awal pekan ini ratusan pemuda berkumpul di seputaran Downing Street menyerukan gencatan senjata di Eropa. Proses negoisasi mengevakuasi warga sipil telah berlangsung. Upaya ini masih terkendala pemberontak yang melakukan penembakan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww