Berdalih Mau Usir Jin, Dukun Cabuli Putri Angkatnya yang Baru Saja Keguguran

Berdalih Mau Usir Jin, Dukun Cabuli Putri Angkatnya yang Baru Saja Keguguran
ilustrasi
Kamis, 15 Desember 2016 12:34 WIB
PALEMBANG - Maksud hati berobat usai kehamilannya keguguran, seorang ibu rumah tangga berinisial FS (24) justru mengalami perbuatan asusila yang dilakukan dukun berinisial AN (50).

Pelaku yang tak lain adalah bapak angkatnya itu mengajak berhubungan badan dengan dalih sebagai proses pengobatan.

Peristiwa itu bermula saat korban dan suaminya, AI, datang ke rumah dukun AN di Plaju Palembang untuk berobat, Selasa (13/12).

AN menyuruh FS masuk ke ruang khusus yang dijadikan tempat pengobatan. Di ruang itu, AN menyiapkan perlengkapan pengobatan.

Mulutnya komat-kamit seolah membaca mantra. Lalu, AN mengajak korban berciuman sebagai awal proses pengobatan.

Niat jahat dukun itu baru disadari korban setelah AN memaksanya bersetubuh. Dukun yang tak lain ayah angkatnya itu berdalih penyakit dan makhluk gaib yang ada di tubuh korban bisa hilang dengan cara itu.

"Saya menolak diajak begituan (bersetubuh), masak mengobati seperti itu," ungkap FS saat melapor ke SPKT Polresta Palembang, Rabu (14/12).

Takut perbuatan itu terjadi, korban pergi sambil membereskan pakaiannya yang sempat dibuka AN. Dukun itu sempat mengancam FS agar tutup mulut jika tidak ingin terjadi sesuatu yang mengancam jiwanya.

"Dia bilang kalau cerita ke suami, pasti akan terjadi apa-apa. Tapi, saya tidak takut. Sepulang dari sana saya ceritakan semuanya," ujarnya.

Suami korban, AI mengaku tak menyangka bapak angkatnya itu berbuat tak senonoh. Meski demikian, dia sempat curiga dengan tingkah aneh istrinya saat keluar dari kamar pengobatan.

"Saya mau masuk tak boleh, pas istri saya keluar ada yang janggal, kayak ketakutan begitu. Ternyata mau dicabuli," kata dia.

Tak terima diperlakukan seperti itu, korban bersama suaminya melapor ke polisi. Warga yang tinggal di Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang, itu berharap pelaku dapat diringkus secepatnya.

Laporan ini tengah diselidiki penyidik dengan memanggil terlapor dan mendalami pengakuan pelapor.
"Kita dalami lagi dan panggil terlapor. Jika tak kooperatif, kita jemput paksa," singkat Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede.(mdk)

Editor:wawan k
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww