Polantas yang Dimaki-maki dan Dianiaya Ibu-ibu Oknum Pegawai MA Dapat Penghargaan dari Kapolda Metro Jaya

Polantas yang Dimaki-maki dan Dianiaya Ibu-ibu Oknum Pegawai MA Dapat Penghargaan dari Kapolda Metro Jaya
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Mochammad Iriawan, memberikan penghargaan kepada Aiptu Sutisna. di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/12/2016) (foto: ist/tribunnews.com).
Rabu, 14 Desember 2016 12:32 WIB
JAKARTA - Video seorang Polantas dimaki-maki dan dianiaya seorang wanita viral di medsos. Banyak yang memuji betapa sabarnya pak polisi tersebut.

Hari ini, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Mochammad Iriawan, memberikan penghargaan kepada sang polisi sabar itu, Aiptu Sutisna. Pemberian penghargaan diberikan secara langsung di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/12/2016).

Penghargaan diberikan atas dedikasi dan kinerja anggota Satuan Pamwal Ditlantas Polda Metro Jaya itu selama menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan penghargaan diberikan pada saat jajaran Polda Metro Jaya menggelar apel yang rutin dilaksanakan pada Rabu pagi.

Dia menjelaskan, Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochammad Iriawan bertindak sebagai pemimpin apel. Di kesempatan itu ada acara pemberian ambulance kepada setiap Polres dan penghargaan kepada Aiptu Sutisna.

"Kebetulan Aiptu Sutisna dapat penghargaan juga karena dedikasinya dia dan kesabaran dia menghadapi ibu yang marah-marah itu. Kapolda mengapresiasi ada penghargaan," ujar Argo, kepada wartawan, Rabu (13/12/2016).

Sementara itu, Aiptu Sutisna, menceritakan kronologis penyerangan seorang perempuan bernama Dora Natalia Singarimbun kepada dirinya saat mengatur arus lalu lintas di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, pada Selasa kemarin.

Ketika itu, Dora sedang mengemudikan mobil Daihatsu Xenia. Dia tiba-tiba mendatangi Aiptu Sutisna, lalu, mengamuk di tengah jalan.

"Saya sedang di BKO ke TransJakarta situ, terus ibu itu tiba-tiba maki-maki. Padahal saya tak nyetopin, tak nilang, tau-tau dia maki-maki saya pakai kata-kata kasar. Pokoknya keluar lah itu semua isi kebun binatang. Saya bingung, padahal saya tak salah, dia tak salah. HP saya direbut, katanya disuruh ambil ke Mahkamah Agung," kata dia.

Setelah Dora mengamuk, Sutisna melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Timur. Sutisna juga telah menyerahkan bukti-bukti terkait peristiwa yang sempat menjadi tontonan warga tersebut.(tnc)

Editor:wawan k
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww