Atap Gereja Roboh, 160 Jemaat Tewas Saat Sedang Ibadah

Atap Gereja Roboh, 160 Jemaat Tewas Saat Sedang Ibadah
Gedung gereja Reigners Bible Church International, Kota Uyo, Nigeria roboh dan menewaskan 160 jemaat yang sedang beribadah, Sabtu (10/12/2016).
Minggu, 11 Desember 2016 23:05 WIB
LAGOS - Sebanyak 160 orang tewas dalam insiden atap gereja roboh di Nigeria, Sabtu (10/12/2016). Ambruknya atap gereja tersebut terjadi saat sejumlah orang sedang melaksanakan ibadah.

Insiden tersebut terjadi di gedung Gereja Reigners Bible Church International, Kota Uyo, Nigeria.

Sebenarnya gedung gereja tersebut masih dalam proses renovasi bangunan yang pengerjaannya mengejar ibadah pada Sabtu itu.

Hari itu dijadwalkan ibadah khusus penahbisan pendiri gereja tersebut, Akan Weeks, sebagai seorang uskup.
Namun, ibadah hari itu seketika menjadi momen tragedi setelah tiba-tiba rangka besi atap jatuh menimpa jemaat dan atap besi gereja ambruk.

Kebanyakan yang meninggal dunia adalah jemaat gereja, sedangkan Akan Weeks yang dijadwalkan untuk ditahbiskan pada hari itu selamat.

Puluhan jasad kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian, sebelum lebih banyak lagi korban ditemukan setelah puing-puing bangunan diangkat menggunakan crane.

Saking banyaknya korban tewas, sejumlah rumah sakit di kota setempat sudah tak dapat lagi menampung jasad di ruang jenazahnya.

Akibatnya, banyak anggota keluarga korban yang membawa pulang sendiri jasad para korban.

Insiden bangunan roboh bukan suatu hal yang jarang terjadi di Nigeria, sebab maraknya korupsi yang terjadi di kalangan kontraktor.

Hal itu membuat banyak bangunan dibangun menggunakan material-material di bawah standar dan otoritas setempat pun disuap agar tutup mulut atas buruknya kualitas bangunan.

Menurut juru bicara gubernur setempat, pemerintah akan melakukan penyelidikan atas penilaian standar pembangunan gedung tersebut. (ABC News/Washington Post/tnc)

Editor:wawan k
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww