Ketua PP Muhammadiyah Sebut Umat Islam Paling Siap Hidup dalam Kebhinnekaan, Ini Alasannya

Ketua PP Muhammadiyah Sebut Umat Islam Paling Siap Hidup dalam Kebhinnekaan, Ini Alasannya
Hajriyanto Y Thohari
Sabtu, 10 Desember 2016 13:44 WIB
JAKARTA - Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Hajriyanto Y Thohari menegaskan, umat Islam adalah umat yang paling siap hidup dalam berkebhinnekaan.

“Sebetulnya umat Islam itulah umat yang paling siap hidup dalam kebhinnekaan, kemajemukan, atau dalam multikulturalisme,” ungkap Hajriyanto, dalam Kajian Mingguan PP Muhammadiyah di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (08/12/2016) malam, seperti dilansir Islamic News Agency (INA).

Alasannya, menurut Hajriyanto, hany Alquran kitab suci yang berbicara tentang agama selain Islam.

“Alquran adalah satu-satunya kitab suci yang berbicara tentang agama yang lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hajriyanto menyampaikan bahwa Alquran juga mengajarkan bagaimana bersikap terhadap agama yang lain.

Sebagai kitab suci terakhir, Alquran sangat sempurna dalam mengatur hidup umat Islam, salah satunya hidup dalam kebhinnekaan, jelasnya.

“Karena dia (Alquran) wahyu yang terakhir, ya dia menyempurnakan. Maka dia lengkap. Termasuk di dalamnya lengkap (diatur. Red) bagaimana hidup di tengah kebhinnekaan, baik dalam suku etnis ataupun budaya,” pungkasnya.

Oleh karenanya, ia mengatakan aneh jika ada umat Islam masih bingung hidup berkebhinnekaan.

“Aneh bin ajaib kalau umat Islam itu bingung dalam kebhinnekaan,” tegas Hajriyanto.***

Editor:hasan b
Sumber:islampos.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww