Tabrak Orang hingga Tewas karena Nyetir Sambil Main HP, Hukumannya Penjara Seumur Hidup

Tabrak Orang hingga Tewas karena Nyetir Sambil Main HP, Hukumannya Penjara Seumur Hidup
ilustrasi
Rabu, 07 Desember 2016 12:34 WIB
LONDON - Pemerintah Inggris melalui Kementerian Kehakiman mengajukan aturan baru terkait pelanggaran lalu lintas yang disebabkan kelalaian.

Pengemudi yang lalai karena perhatiannya teralihkan, seperti menggunakan telepon genggam, hingga menyebabkan orang lain tewas dalam kecelakaan terancam hukuman penjara seumur hidup atau seringan-ringannya kurungan selama 14 tahun.

Usulan ini mengandung pesan yang tegas kepada para pengemudi, siapa saja yang menyebabkan kematian akibat ulah sembrononya akan diganjar hukuman yang setara dengan pelaku kejahatan lain.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya angka kecelakaan yang menyebabkan korban tewas di kalangan anak-anak akibat pengemudi yang pengelihatannya teralihkan ke telepon genggam.

Tahun lalu, 122 orang tewas di Inggris akibat pengemudi asyik menggunakan telepon. Sebanyak 21 di antaranya dituntut dengan kasus yang sama dengan pembunuhan di bawah pengaruh minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Menteri Kehakiman Inggris Sam Gyimah, seperti dikutip dari The Telegraph, mengatakan, "Pengemudi pembunuh sama saja merusak kehidupan orang. Ulah mereka menyebabkan rasa perih mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan."

Ia menegaskan, tidak mungkin membayar nyawa korban kepada keluarga yang ditinggalkan. "Kami bertekad untuk memastikan bahwa hukumannya sesuai dengan tindak kriminal. Pesannya jelas, jika Anda mengendarai mobil secara membahayakan dan menghilangkan nyawa orang, Anda terancam penjara seumur hidup," tegasnya.
Sementara itu pengemudi yang menyebabkan korban luka akibat ulah sembrononya akan diganjar hukuman penjara maksimum tiga tahun. Kategori berkendara membahayakan adalah melanggar batas kecepatan, balapan liar di jalan umum, dan menggunakan telefon genggam. (okz)

Editor:wawan k
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww