Hotel Mewah Terbakar, Puluhan Tamu Lompat dari Jendela, Banyak Juga yang Terperangkap dalam Api

Hotel Mewah Terbakar, Puluhan Tamu Lompat dari Jendela, Banyak Juga yang Terperangkap dalam Api
(Foto: REUTERS/Akhtar Soomro).
Selasa, 06 Desember 2016 11:33 WIB
KARACHI - Korban kebakaran yang terjadi di sebuah hotel mewah di Pakistan terus bertambah. Polisi setempat menyebut beberapa tamu yang terjebak dalam kebakaran di Hotel Regent Plaza, Karachi tersebut melompat dari jendela.

Para tamu yang lompat dari jendela itu berebut seprai yang diikatkan di jendela untuk melarikan diri karena merasa putus asa. Kobaran api di Regent Plaza Hotel di pusat pelabuhan kota besar itu terjadi ketika banyak tamu yang masih tertidur.

Banyak tamu hotel yang terperangkap di kamar mereka karena kurangnya fire alarm atau alarm kebakaran dan pintu keluar darurat.

"Hotel tidak memiliki sistem keselamatan kebakaran dan tidak ada api keluar untuk mengevakuasi orang, mereka tidak memiliki alarm kebakaran," kata Wali Kota Karachi, Waseem Akhtar, seperti dilansir AFP, Selasa (6/12/2016).

Akhtar menyayangkan para tamu yang dibiarkan tidak berdaya selama berjam-jam oleh pihak hotel. Bahkan peristiwa itu membuat para tamu nekat berbuat esktrem demi menyelamatkan diri.

"Banyak orang terjebak menunjukkan keberanian dan membuat tali dari seprai dan keluar satu per satu, banyak orang telah terluka," kata salah satu tamu Hotel, Saeed ur Rehman, yang turut terluka dalam persitiwa nahas tersebut.

Petugas pun membutuhkan waktu tiga jam untuk memadamkan api. Pihak dokter juga telah memastikan korban hingga kini berjumlah 12 orang.

"Setidaknya 12 orang tewas dalam insiden kebakaran," kata dokter Kaleem Shaikh dari Rumah Sakit Jinnah di Karachi kepada AFP.

Dia mengatakan sekitar 70 orang terluka telah keluar dari rumah sakit setelah perawatan karena kondisi mereka stabil.

Sebelumnya, Semi Jamali, seorang dokter di rumah sakit yang sama, mengatakan bahwa rumah sakit itu telah menerima 11 mayat dan 75 orang luka-luka. Banyak korban terluka karena menghirup asap dan merasa tercekik namun banyak korban lain menderita luka atau patah tulang karena melompat ke tempat yang aman dari lantai 8 hotel tersebut.

Sementara itu, Inspektur Polisi Senior Saqib Memon mengatakan penyebab kebakaran itu masih belum jelas dan penyelidikan terus berlanjut. Namun, tak dipungkiri kebakaran bangunan di Pakistan sering disebabkan oleh kabel yang rusak atau arus listrik pendek.

"Banyak orang yang kami wawancarai mengatakan kepada kami bahwa mereka tidak mendengar alarm kebakaran," kata seorang penyidik polisi tanpa menyebut nama.
(dtc)

Editor:wawan k
Sumber:detikcom
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww