Kapal Pengungsi Rohingya Tenggelam, Belasan Orang Hilang

Kapal Pengungsi Rohingya Tenggelam, Belasan Orang Hilang
Penjaga perbatasan Bangladesh di Sungai Raaf (foto: reuters/Mohammad Ponir Hossain)
Senin, 05 Desember 2016 23:44 WIB
DHAKA - Sebuah kapal yang dipenuhi pengungsi Rohingya tenggelam di sungai yang menjadi perbatasan Myanmar dengan Bangladesh. Puluhan minoritas muslim Rohingya dilaporkan hilang dan dikhawatirkan tewas tenggelam.

Dalam beberapa minggu terakhir, puluhan ribu warga Rohingya, yang tidak memiliki kewarganegaraan, melarikan diri ke Bangladesh demi menghindari kekerasan yang menimpa mereka di Rakhine, Myanmar.
Tentara Myanmar yang menggelar operasi mencari pelaku penyerangan pos keamanan mereka, dilaporkan melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap etnis Rohingya.

Banyak dari mereka yang memilih kabur ke Bangladesh, yang berbatasan langsung dengan Myanmar. Seperti dilansir AFP, Senin (5/12/2016), seorang nelayan Bangladesh melaporkan sebuah kapal pengungsi tenggelam di Sungai Naf.

Nelayan bernama Suman Das ini menuturkan, bahwa dirinya telah menyelamatkan seorang wanita yang nyaris tenggelam di sungai tersebut. Menurut Das, wanita itu memberitahunya bahwa kapal yang ditumpanginya, yang kelebihan penumpang, tenggelam di Sungai Naf setelah dikejar kapal militer Myanmar.

"Kami mendengar tangisan putusan asa seorang wanita yang meminta tolong pada pagi hari, saat kami sedang mencari ikan di Sungai Naf. Kami dengan cepat mendayung ke lokasi dan melihat wanita itu sedang berjuang untuk tetap mengapung," tutur Das kepada AFP via telepon.

"Wanita itu memberitahu kami kapal mereka kelebihan muatan, dipenuhi warga Rohingya yang berniat menyeberang sungai untuk masuk ke Bangladesh," imbuhnya.

Wanita itu tak tahu apa yang terjadi dengan pengungsi Rohingya lainnya. Sedangkan Das mengaku tak tahu pasti ada berapa orang di atas kapal yang tenggelam itu. Secara terpisah, kantor berita lokal UNB yang mengutip otoritas lokal Bangladesh melaporkan, sedikitnya ada 31 warga Rohingya di kapal yang tenggelam itu.

Sementara itu, seorang sumber dari minoritas Rohingya menuturkan kepada AFP via telepon, bahwa sedikitnya 13 jasad wanita dan anak-anak terdampar di tepi Sungai Naf, yang ada di wilayah Myanmar. Jasad dua anak di antaranya memiliki bekas luka tembakan. Laporan itu tidak bisa diverifikasi kebenarannya.

Diperkirakan sekitar 30 ribu warga Rohingya mengungsi dari rumah mereka di Rakhine, sejak Oktober lalu, saat militer Myanmar memulai operasi militer di Rakhine. Dari jumlah itu, disebutkan PBB, sekitar 10 ribu orang telah tiba di Bangladesh hingga pekan lalu.(dtc)

Editor:wawan k
Sumber:detikcom
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww