Bidab... 2 Pencuri Bunuh Mahasiswi Akper, Mayatnya Diperkosa

Bidab... 2 Pencuri Bunuh Mahasiswi Akper, Mayatnya Diperkosa
ilustrasi
Sabtu, 03 Desember 2016 10:03 WIB
GARUT - Mahasiswi Akademi Keperawatan (Akper) Garut bernama Nisa Nurhayati (19) dibunuh di kamar rumahnya, Jumat (2/12/2016) dinihari. Setelah meninggal, mayat Nisa diperkosa dua pencuri bernama Restu dan Eful.

Nisa ditemukan tewas di rumahnya di Perum Banyuherang, Blok D4 Cipicung, Banyuresmi, Garut. Saat ditemukan kondisi korban terbujur kaku dan bersimbah darah di kamarnya.

Pembunuhan dan pemerkosaan Nisa pertama kali diketahui tetanggnya, Yeyen Sumiarti (31). Yeyen mendengar teriakan minta tolong Nisa sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (2/12/2016) dinihari.

Jeritan minta tolong itu sangat jelas. Yeyen yang terjaga dari tidurnya langsung keluar rumah dan mengabarkan kepada tetangga lain.

Nah, bersama para terangganya Yeyen mencoba mendatangi rumah korban dengan rasa penuh penasaran dan cemas.

Ketika pintu diketuk, tak ada sahutan. Seorang pemuda mencoba mencari celah untuk melihat ke dalam. Ternyata di dalam terlihat seorang laki-laki tergesa-gesa mengenakan celana dalamnya. Laki-laki itu keluar dari kamar depan.

Akhirnya diputuskan untuk lapor aparat kepolisian. Saat polisi tiba di lokasi dan memasuki rumah korban, ditemukan korban sudah tergeletak di kamarnya.

Sementara pelakunya kabur melalui jendela belakang rumah. Laptop dan telepon korban dilaporkan hilang. Dugaan sementara korban dibunuh, lalu mayatnya diperkosa oleh dua pencuri, Restu dan Eful.

Menurut Yeyen, setelah masuk ke dalam rumah korban, terlihat kondisi korban tergeletak di atas kasur dengan kondisi telanjang bulat dan sudah tidak bernyawa.

Korban Nisa juga mengalami luka pada bagian wajah, diduga dihantam oleh pelaku dengan menggunakan benda keras.

Menurut Yeyen, setelah masuk ke dalam rumah korban, terlihat kondisi korban tergeletak di atas kasur dengan kondisi telanjang bulat dan sudah tidak bernyawa.

Korban Nisa juga mengalami luka pada bagian wajah, diduga dihantam oleh pelaku dengan menggunakan benda keras.

Saat ini, Satreskrm Polres Garut tengah mengejar pelaku. Sementara jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Slamet Garut guna diotopsi.

“Kedua pria itu masuk rumah korban melalui genteng, kemudian mendongkel jendela dan masuk kamar korban,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan.(pjs)

loading...
Editor:wawan k
Sumber:pojoksatu.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww