Cerbung Titipan Doa Seorang Kekasih

Cinta dan Amanah

Cinta dan Amanah
Titipan Doa Seorang Kekasih
Jum'at, 25 November 2016 05:59 WIB
Penulis: Syarifuddin Kasem

Siang yang cerah, Syarief sedang makan di rumahnya, tiba- tiba Ummi mendekatinya seraya berkata.

“Sudah ketemu sama Bu Aini?”

“Untuk apa?” tanya Syarief

“Tadi beliau mencari kamu, katanya kamu di suruh ke tempat pengajiannya nanti siang.”

“Mengajar?”

“Kata Bu Aini begitu, untuk menggantikan kakak mu yang sudah ke Banda Aceh.”

“Ya Ummi, nanti Syarief ke sana.” jawab Syarief, lalu ia sudahi makannya dengan pikiran yang penuh tanya, bisa kah aku mengajar?, Lalu ia pun bangun dan bersiap-siap untuk menunaikan Salat Dhuhur.

Selesai Salat, Syarief memakai pakaian yang bagus bersama sarung dan pecinya, ia pergi ke tempat pengajian Bu Aini yaitu, TPA Raudhatul Mubtadi, yang berada di desanya juga, setiba di sana, Syarief memandang banyaknya santri cilik yang bercanda-canda dan berlarian dengan kawan-kawannya.

Waktu belajar pun tiba, Ustadzah Eliana, selaku seksi pengajian di sana, Beliau menyerahkan kelas kepada Syarief, yaitu kelas kakaknya yang dulu, dan beliau juga memperkenalkan kelas-kelas lain, yang mana kelas di samping kelasnya Syarief adalah kelasnya Aisya, dia yang menjadi wali kelas di sana.

Tak lama kemudian, Aisya pun naik ke balai, ia duduk di kelasnya, dengan sedikit kaget karena keberadaan Syarief di sini.

Maka Mulailah Syarief, Aisya dan guru-guru lain mengajarkan anak-anak mereka sampai jam lima sore.

Pada saat pulang, para santri bersalaman dengan guru mereka, lalu mereka pun turun dari balai untuk pulang, begitu pula Syarief dan Aisya, mereka juga pulang, yang kebetulan mereka turun dari balai secara berdampingan.

“Alhamdulillah, kita ketemu lagi ya!” kata Syarief kepada Aisya.

“Ia kak…” jawab Aisya dengan senang hati.

“Sudah lama ngajar di sini?” tanya Syarief.

“Sejak Aisya tinggal di sini.”

“Oia… ada yang mau kakak omongin sama Aisya!” kata Syarief.

“Apaan kak?” tanya Aisya penasaran.

“Nanti malam ya! Kakak mau pulang dulu.”

“Ia kak” jawab Aisya sambil masuk ke rumahnya dengan senang hati, karena terasa dekat sama Syarief.

Kategori:SerbaSerbi
wwwwww