Tabrakan di Udara, Wanita Pertama Pilot Jet Tempur China Tewas

Tabrakan di Udara, Wanita Pertama Pilot Jet Tempur China Tewas
Yu Xu. (cnn)
Senin, 14 November 2016 19:25 WIB
BEIJING - Yu Xu, 30 tahun, yang merupakan wanita pertama sebagai pilot jet tempur China, tewas dalam insiden udara di Heibei, Minggu (13/11/2016).

South China Morning Post,  melaporkan jet yang dikendalikan Yu Xu dan seorang pilot pria jatuh. Korban tidak sempat keluar dari pesawat pada waktu yang tepat. Pilot pria  sempat keluar dan berhasil selamat.

Ketika kejadian, korban sedang mengemudi jet tempur J-10. Jetnya menghantam sayap jet lainnya yang tengah beratraksi dan akhirnya jatuh hingga menyebabkan dia tewas.

Juru bicara Angkatan Udara China, Shen Jinke, mengatakan semua personelnya menyesali terjadinya insiden tersebut dan sangat sedih dengan kematian Yu.

Yu yang lahir di Chengdu, Provinsi Sichuan adalah bagian dari Tim Akrobatik Udara August 1. Dia bergabung dalam Tentara Pembebasan Angkatan Udara Rakyat (PLA) pada 2005.

Dia lulus dari pelatihan empat tahun kemudian, salah satu dari 16 pilot wanita China pertama yang menerbangkan jet tempur. Pada Juli 2012 dia menjadi wanita pertama yang menerbangkan J-10. Dia merupakan satu-satunya pilot wanita yang mampu menerbangkan jet tempur domestik di China.

J-10 adalah salah satu armada tempur udara andalan  angkatan udara China. Diperkirakan 400 jet telah dibangun, sebagian besar untuk digunakan China. Dikatakan dalam laporan pada Desember 2015 telah terjadi tiga tabrakan yang melibatkan jet tersebut pada tiga bulan sebelumnya.

Dua dari jet tempur yang disebut Pentagon "tidak aman" terjatuh saat mencegat sebuah pesawat mata-mata AS di Laut China Timur pada bulan Juni.***

loading...
Editor:sanbas
Sumber:tempo.co
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww