Intan Olivia, Bocah Korban Ledakan Bom Gereja Samarinda Akhirnya Meninggal Dunia

Intan Olivia, Bocah Korban Ledakan Bom Gereja Samarinda Akhirnya Meninggal Dunia
Lokasi ledakan bom di Samarinda
Senin, 14 November 2016 12:26 WIB
SAMARINDA - Korban ledakan bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur atas nama Intan Olivia (2) akhirnya meninggal dunia, Senin (14/11), sekitar pukul 03.45 WITA.

Intan bersama korban lain atas nama Triniti Hutahaya (4) dirawat di rumah sakit yang sama, RSUD AW Syahranie. Sementara dua korban lainnya, yaitu Alvaro Aurelius (4) dan Anita Kristobel (2), menjalani perawatan di RSUD IA Moise, yang juga mengalami luka bakar.

Empat bocah ini adalah korban ledakan bom molotov di depan (parkiran) Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11), sekitar pukul 10.10 WITA.

Humas RSUD AW Syahranie, dr. Febian Satrio, mengatakan, luka bakar yang cukup parah, membuat Intan tidak tertolong.

"Semua korban yang dilarikan ke sini mengalami luka bakar, satu korban meninggal dan satu lagi masih menjalani perawatan," kata dr. Febian Satrio kepada wartawan.

dr. Febian Satrio menerangkan, korban meninggal akan dibawa ke rumah duka, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Rt 3, atau tidak jauh dari lokasi ledakan bom kemarin.

Dikabarkan, Intan menderita luka bakar 70 persen. Bocang malang ini menderita luka bakar paling parah di antara ketiga temannya. Kemarin, Intan dibawa ke RS AW Sjahranie dalam keadaan tidak sadarkan diri. (rmol)

Editor:wawan k
Sumber:rmol.co
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww